Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 03:42 WIB
Surabaya
--°C

Atlet dan Pelatih Surabaya Peraih Medali di SEA Games Kamboja Digerojok Bonus Rp 1,2 Miliar

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya memberi apreasi kepada 16 atlet dan 6 pelatih asal Kota Surabaya yang berhasil menyabet medali emas, perak, dan perunggu di SEA Games 2023 Kamboja.

Pemberian apresiasi berupa bonus senilai total Rp 1,2 miliar tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Sabtu (10/6).

Para atlet itu di antranya adalah Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, Janis Rosalita Supriatno, Vania Elvira Elent Rahmadani, Rivan Nurmulki, Muhammad Daffa, dan Aldila Sutjiadi.

Sementara enam orang pelatih yang  mendapatkan apresiasi serupa adalah Ronaldy Harbintoro, Robert Karly, Joni Sugiyatno, Pedro Bartholomeus Lilipaly, Andy Ardiansyah, dan Wiryawan Sugiharto.

“Ada medali emas, perak, perunggu. Ada perorangan maupun beregu. Kami berikan semuanya tetapi dengan jumlah yang berbeda antara beregu dan perorangan, nilainya Rp1,2 miliar,” kata Eri Cahyadi.

Rinciannya, atlet peraih medali emas cabang olahraga perorangan mendapatkan bonus Rp52 juta, perak Rp26 juta, dan perunggu Rp13 juta.

Sedangkan beregu dua hingga tiga orang, peraih medali emas mendapatkan Rp42 juta, perak Rp21 juta, dan perunggu Rp10 juta.

Kemudian, untuk medali emas dari kategori beregu empat sampai enam orang mendapatkan Rp32 juta, perak Rp16 juta, dan perunggu Rp8 juta.

Untuk medali emas kategori beregu di atas enam orang mendapatkan Rp22 juta, perak Rp11 juta, dan perunggu Rp5 juta.

Tapi, penyerahan hari ini hanya dihadiri 17 atlet saja, karena beberapa di antaranya sudah harus bergabung dalam program puslatda maupun pelatnas.

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Raih Opini WTP 14 Kali Berturut-turut dari BPK Jatim

“Marselino dan Ridho kami berikan setelah waktu ulang tahun Surabaya, karena pada waktu itu tidak semua bisa hadir. Hari ini pun ada yang tidak bisa hadir karena mengikuti pemusatan latihan,” ucap Eri.

Menurut Eri, pemberian bonus ini adalah bentuk apresiasi Pemkot Surabaya kepada atlet Kota Surabaya yang berhasil membawa harum nama bangsa dan Kota Surabaya yang terus bergerak menjadi lebih harum lagi.

Ia juga berpesan kepada seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuannya supaya bisa semakin berprestasi. Sebab, dia mengaku ingin mengembalikan Surabaya sebagai Kota Olahraga. “Saya yakin Kota Surabaya akan terus menjadi yang terbaik untuk para atlet,” katanya, optimistis.

Oleh karena itu, ia mengaku sudah meminta Kepala Disbudporapar (Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Disbudporapar) Surabaya untuk menyiapkan tempat latihan bagi semua cabang olahraga, sehingga ketika ada pemusatan latihan cabang (puslarcab) tidak bingung. Ia juga memastikan persiapan semua tempat latihan itu akan dimulai tahun 2024.

“Nah, untuk di tahun 2023 ini ketika belum tersedia tempat latihan, pemkot akan menyediakan tempat-tempat pemusatan latihan. Semoga dengan cara seperti ini puslatcab bisa terus berjalan dan atlet-atlet Surabaya bisa semakin berprestasi,” harapnya.

Selain itu, ketika bertemu dengan para atlet dan pelatih yang menerima apresiasi, Wali Kota Eri juga meminta kepada Kepala Disbudporapar

untuk mengabadikan nama-nama atlet berprestasi itu di Museum Olahraga milik Pemkot Surabaya yang lokasinya di samping Gelora Pancasila.

Makanya, ia meminta agar di Museum Olahraga tersebut disediakan ruangan khusus untuk mengabadikan nama-nama atlet yang berprestasi di tingkat internasional, nasional, maupun provinsi.

BACA JUGA  HJKS Ke-733, Armuji Ungkap Sederet Capaian Prestasi Surabaya

“Ini penting supaya adik-adik kita bisa mencontoh dan memiliki semangat yang sama dengan kakak-kakaknya untuk memberikan yang terbaik bagi Surabaya dan bisa mengharumkan nama Kota Surabaya. Karena saya yakin sejatinya dengan budaya Arek, Kota Surabaya seperti inilah hasilnya,” tegasnya.

Mantan kepala Bappeko Surabaya ini juga mengajak bersama-sama merubah para pemuda, merubah anak-anak bangsa, untuk memiliki semangat dalam meraih prestasi seperti yang sudah dicontohkan oleh kakak-kakaknya.

Bagi dia, prestasi itu bukan hanya dalam hal akademik, tapi juga bisa di bidang olahraga dan seni. Dan Pemkot Surabaya siap memberikan support. “Silakan berprestasi di ruang dan bidang yang berbeda-beda,” kata Eri Cahyadi.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Surabaya Hoslih Abdullah mengakui bahwa bonus apresiasi kepada atlet dan pelatih dari Pemkot Surabaya ini sangat luar biasa. Bahkan, ia menilai bonus apresiasi yang diberikan kepada para atlet itu lebih besar dibanding dengan daerah-daerah lainnya.

“Tentu ini akan semakin memompa semangat para atlet untuk terus meraih prestasi ke depannya,” katanya.

Rivan Nurmulki, atlet volly yang membawa Timnas Volly putra meraih emas di SEA Games Kamboja menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan apresiasi ini. Bagi dia, apresiasi ini akan  menambah semangatnya dalam meraih prestasi di ajang-ajang berikutnya. “Pastinya akan terus berlomba-lomba dalam meraih prestasi ke depannya,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.