LONDON-KEMPALAN: Tensi tinggi bentrok derbi Manchester dalam final Piala FA yang digelar di Wembley Stadium, London, Sabtu malam (3/6), sudah tercium sejak Jumat malam.
Dua klub Manchester, Manchester United dan Manchester City bertemu dalam final. City pun merangkai jalannya menuju momen bersejarah di dalam perjalanan klubnya. Yaitu memenangi treble winners.
Satu kans trofi lainnya akan didapatkan Ilkay Gundogan dkk dalam final Liga Champions menghadapi Inter Milan di Ataturk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul, 11 Juni mendatang. Di situlah letak panasnya psywar antara playmaker United Bruno Fernandes dan tactician City Pep Guardiola.
BACA JUGA: Hadapi City di Final Piala FA, Ten Hag: Bukan Merusak Treble, Tapi Meraih Dobel
Sebelumya, Bruno sudah mengungkapkan bahwa salah satu motivasi dia dan rekannya di United memenangi Piala FA adalah menghambat ambisi The Cityzens (julukan City) merebut treble winners.
’’Kami tahu cerita klub kami dan para penggemar United tidak ingin City melakukannya (memenangi treble winners),’’ kata Bruno dalam wawancaranya di Manchester Evening News.
Maklum, United untuk sementara ini masih jadi satu-satunya klub Inggris peraih treble winners. The Red Devils (julukan United) melakukannya pada edisi 1999. ’’Apabila kami yang memenangi trofi ini (Piala FA), maka City tidak akan bisa memenangi treble pada musim ini,’’ sambung playmaker berkebangsaan Portugal itu.
Ucapan Bruno tersebut membuat kuping City panas. Pep pun membalas ucapan Bruno itu. ’’Saya belum berbicara dengan Bruno dan kawan-kawannya untuk mencari tahu apa yang jadi alasan betapa pentingnya trofi ini bagi mereka. Alasan emosional apa yang jadi motivasi mereka di final,’’ kata Pep.
Sang Filsuf (julukan Pep) bisa memaklumi jika pendukung dan penggawa United musim ini tidak mau rekornya disamai City. Akan tetapi, show must go on, City tetap berambisi memenangi treble winners.
’’Olahraga memang seperti itu. Rekor itu ada untuk dipecahkan. ‘Itu milik kami, kami tak ingin ada orang lain yang melakukannya’. Normal jika perasaan itu ada di hati mereka. Yang patut dimengerti, dalam sepak bola, siapa yang lebih baik akan menang,’’ koar Pep. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi