Senin, 20 April 2026, pukul : 18:53 WIB
Surabaya
--°C

Sepak Bola dan Pansos Politik

KEMPALAN: Indonesia mengukir sejarah di arena pekan olahraga Asia Tenggara (SEA Games). Kesebelasan Garuda Muda memenangkan medali emas dengan mengalahkan Thailand 5-3 secara dramatis melalui adu penalti. Kemenangan ini mengakhiri penantian 32 tahun sejak Indonesia terakhir kali menjadi juara SEA Games pada 1991 di Manila.

Ketika itu Indonesia juga mengalahkan Thailand melalui pertandingan panjang dan melelahkan sampai perpanjangan waktu. Bedanya, ketika itu pertandingan ditentukan melalui adu penalti dan Indonesia menang dengan skor tipis 4-3.

Kali ini Indonesia harus menyelesaikan pertandingan melalui perpanjangan waktu, tetapi tidak perlu menunggu sampai adu penalti. Indonesia menghabisi laga dengan skor 5-2, sebuah margin yang besar, apalagi lawannya adalah Thailand yang selama ini menjadi raja Asia Tenggara.

Kemenangan di Kamboja kali ini seolah mematahkan stigma bahwa Indonesia adalah spesialis runner-up. Sebelumnya, skuad Garuda kerap kali gagal menjadi juara ketika sudah menjejak partai final, baik itu di SEA Games maupun di kejuaran level Asia Tenggara seperti Piala AFF.

Dendam Thailand ini justru terlampiaskan di Jakarta ketika Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games pada 1997. Ketika itu Thailand yang mengalahkan Indonesia melalui adu penalti dengan skor 4-2.

Pada SEA Games 2011 di Jakarta, Indonesia kembali kalah di final saat menghadapi Malaysia. Lagi-lagi melalui adu penalti, Indonesia kalah 4-3. Pada SEA Games 2013 di Naypyidaw, Myanmar, Indonesia lagi-lagi kalah di final melawan Thailand dengan skor 1-0. Dan pada SEA Games 2019 di Manila, Indonesia dikalahkan dengan skor 1-3 oleh Vietnam di final.

Secara keseluruhan Indonesia hanya berada di posisi ketiga dalam klasmen total perolehan medali SEA Games. Capaian ini dianggap sebagai prestasi bagus karena melebihi target perolehan medali. Tetapi, jika dibandingkan dengan catatan masa silam, capaian 3 besar masih jauh di bawah standar capaian Indonesia. Selama masa Orde Baru Indonesia sukses menjadi raja ASEAN dengan menjadi juara SEA Games sebanyak 8 kali.

Belum ada satu negara pun yang bisa menyamai rekor Indonesia. Sekarang dominasi Indonesia tergerus oleh negara-negara tetangga seperti Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Vietnam yang mulai bangkit. Bagi Indonesia untuk menjadi juara SEA Games sekarang menjadi semacam mission impossible karena kerasnya persaingan.

Dalam beberapa even, kemenangan timnas sepak bola Indonesia dipakai sebagai ajang untuk panjat sosial alias pansos, sekaligus arena untuk mengatrol popularitas. Netizen selalu cepat bereaksi terhadap gejala seperti itu.

Ketum PSSI Erick Thohir merayakan gol Garuda muda ke gawang Timnas Thailand.

Kali ini pun hal yang sama muncul. Terjadi adu argumen di antara netizen. Ada yang menyanjung Erick Thohir sebagai tokoh yang layak menyandang kredit atas prestasi ini. Ada juga yang menyebut seharusnya Mochamad Iriawan alias Iwan Bule yang mendapat kredit dari prestasi ini.

Ada yang menyebut bahwa kemenangan ini akan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia. Nama Erick tidak dikaitkan langsung dengan kebangkitan ini. Tetapi tersirat bahwa di bawah kepemimpinan Erick Thohir sepak bola Indonesia mulai bangkit.

Kebangkitan sepak bola Indonesia sudah mulai terlihat sejak ditangani oleh pelatih SinTae Yong. Salah satunya adalah keberhasilan Indonesia menembus putaran final Piala Asia yang tahun ini akan diselenggarakan di Qatar. Kehadiran Sin Tae Yong membawa atmosfer positif pada perkembangan sepak bola Indonesia di semua level.

Pada level junior Indonesia berhasil menjadi juara Asia Tenggara pada kejuaraan 2022 di Yogyakarta. Pada partai final Indonesia mengalahkan Vietnam 1-0. Ketika itu Indonesia dilatih oleh pelatih lokal Bima Sakti. Kali ini di level SEA Games yang memainkan pemain berusia 22 tahun Indonesia dilatih oleh Indra Sjafri yang dikenal sebagai spesialis pelatih anak-anak muda.

Pendukung Iwan Bule mengklaim bahwa Iwan Bule-lah yang membawa Sin Tae Yong ke Indonesia, karena itu Iwan Bule berhak mendapatkan kredit. Pendukung Erick Thohir mengatakan Erick yang berhak atas kredit keberhasilan Indonesia, karena sekarang Erick menjadi ketua umum PSSI.

Erick Thohir baru menjadi ketua PSSI sejak Februari menggantikan Iwan Bule menyusul terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter Arema. Erick ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi ketua PSSI. Sangat mungkin PSSI akan menjadi sarana pansos Erick Thohir, karena seharusnya tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 yang akhirnya batal.

Otoritas tertinggi sepak bola internasional FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah karena ada penolakan terhadap kehadiran timnas Israel pada turnamen ini. Penolakan ini kental dengan unsur politik karena dilakukan oleh PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) yang nota bene adalah partai pemerintah.

Penolakan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali Wayan Koster sarat dengan kepentingan politik. Banyak yang menduga bahwa di balik penolakan itu ada rivalitas terselubung antara para politisi yang berebut tiket menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada perhelatan 2024.

Kalau Piala Dunia U20 jadi diadakan di Indonesia sangat mungkin popularitas Erick Thohir bakal moncer, dan memperbesar kansnya untuk menjadi bakal calon presiden. Karena itu muncul gerakan untuk memotong laju popularitas Erick Thohir.

Piala Dunia U20 akhirnya batal. Ganjar Pranowo kemudian resmi dideklarasikan sebagai bakal calon presiden PDIP. Tetapi, publik sepak bola Indonesia masih tetap mendendam kepada Ganjar yang dianggap sebagai biang keladi kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Even sepak bola SEA Games levelnya jauh di bawah even Piala Dunia U20. Meski demikian even ini masih tetap bisa menjadi sarana pansos yang lumayan untuk Erick Thohir. Di sisi lain Ganjar Pranowo serba salah, karena dia masih dianggap musuh oleh para suporter sepak bola fanatik Indonesia. ()

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.