JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah berangkat ke Doha untuk menemui perwakilan FIFA guna membahas kelanjutan Piala Dunia U-20 2023.
Pria berusia 52 tahun itu sudah terbang ke Doha, Qatar, pada Rabu (29/3) dini hari WIB. Erick Thohir pergi untuk menemui FIFA guna menyelamatkan Piala Dunia U-20 2023 yang saat ini tengah terancam dibatalkan.
Ancaman pembatalan tersebut muncul karena banyak masyarakat dan pejabat Indonesia yang mempermasalahkan keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20 2023. FIFA bahkan sampai membatalkan drawing grup yang rencana digelar di Bali pada 31 Maret.
Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menolak untuk menyerah. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu akan mencoba berdiplomasi dengan FIFA guna mencari solusi terbaik.
Selain itu, Erick juga menegaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo sudah memastikan akan memberikan jaminan keamanan untuk Israel saat bermain di Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
“Saya sudah mendapat instruksi, perintah dari bapak presiden untuk segera bertolak dan berdiplomasi untuk mencari solusi untuk sepakbola Indonesia. Tentu seperti yang sudah saya sampaikan, ini bukan hal yang mudah, dan tentu ya saya akan berusaha semaksimal mungkin,” kata Erick Thohir.
“Mohon doa untuk kami semua yang memang ditugaskan untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik ya dan saya harapkan ada doa dari seluruh masyarakat Indonesia.” tambahnya.
Namun, Erick enggan membeberkan daya tawar yang akan dibawa Indonesia dalam berdiplomasi dengan FIFA. Erick hanya menegaskan bahwa Indonesia siap menerima segala masukan dari FIFA agar Piala Dunia U-20 tetap terlaksana di Indonesia.
“Ya tentu kan saya berangkat malam ini jam 1, mendarat jam 6, ya tentu kita harus, karena ini kan event-nya fifa, jadi tentu ya pasti kita harus mendengar pandangan dari FIFA terlebih dahulu dan seperti apa konsekuensi.” kata Erick Thohir.
“Nah di situ lah baru kami bisa mulai berdiskusi mencari ruang bagaimana penyelesaian yang terbaik. Jadi saya kalau ditanya detail saya belum siap, ya tentu nanti kita lihat besok lah, rencana pertemuannya itu siang lah jam 1 sampai jam 5.” tambah pria kelahiran 1970 itu.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi