Senin, 20 April 2026, pukul : 04:24 WIB
Surabaya
--°C

Launching Implementasi ASN BerAKHLAK, Ini Pesan Gubernur Khofifah

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Launching Implementasi ASN BerAKHLAK di Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di  Jawa Timur, Senin (6/3). Launching yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi ini dihadiri langsung oleh Founder ESQ Group Dr. Ary Ginanjar Agustian.

BerAKHLAK sendiri merupakan sikap Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Penetapan core values ini bertujuan untuk menyeragamkan nilai-nilai dasar bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia sehingga menjadi pondasi budaya kerja ASN yang profesional.

Core values ASN BerAKHLAK ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Juli 2021 bersamaan dengan peluncuran employer branding “Bangga Melayani Bangsa”.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya  menekankan pada para ASN untuk memberikan pelayanan atau menjadi pelayan masyarakat.

“Core values ASN BerAKHLAK itu antara lain mengajak kita akuntabilitas, tapi bagaimana kemudian kita bergerak memberikan pelayanan. Itu artinya bahwa ASN itu pelayan masyarakat. Jadikan itu menjadi bagian dari setiap pola gerak kita,” kata Khofifah.

Lebih lanjut dia menandaskan bahwa ASN pada dasarnya adalah pelayan masyarakat. Khofifah menegaskan jika hal itu diwujudkan maka akan menciptakan kebersamaan,  keberseiringan dalam melayani masyarakat. Dan lebih lanjut akan terbangun keikhlasan demi keikhlasan.

“Kemudian akan mengambil posisi pada kesimpulan bahwa tidak ada kesuksesan yang kita raih karena atas dasar profesionalisme dan kinerja produktivitas kita. Tentu kesuksesan itu ya kinerja, ya kedisplinan, ya profesionalisme, tapi juga berseiring dengan ridho Allah,” tegasnya.

Sehingga harus ada penguatan demi penguatan untuk penguatan dari karakter BerAKHLAK sehingga menjadi referensi bersama. Bahkan, penguatan itu bisa menjadi senjata untuk menghadapi prediksi IMF yang mengatakan ekonomi suram, bahkan cenderung gelap pada 2023 ini.

“Tapi, saya optimistis dengan kebersamaan kita memberikan penguatan termasuk karakter ASN BerAKHLAK lahir batin dengan yang kita bangun. Rasanya apa yang menjadi prediksi Cristalina (Managing Director IMF) bisa kita jawab, tidak menjadi gelap tapi menjadi terang. Pola seperti ini menjadi semangat bersama,” tandasnya.

Khofifah juga menegaskan bahwa belakangan ini sering kali mengajak untuk bisa membangun positive thinking. “Mari membanguan kekuatan demi kekuatan, kesuksesan demi kesuksesan, kemanfaatan demi kemanfaatan, keberkahan demi keberkahan, tidak hanya untuk Jatim, tapi demi masyarakat dunia,” pintanya.

Sementara itu Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian menjelaskan bahwa ada tiga strategi untuk membangun ASN yang berintegritas. Yaitu, komitmen intelektual, komitmen emosianal, dan komitmen spiritual.

“Komitmen itelektual itu jelas arahan Pak Presiden, MenPAN-RB. Komitmen emosional itu jiwa ASN dan ini sudah. Pertama kali di Indonesia sudah mencapai pada komitmen spiritual dengan memakai nilai ketuhanan dan itu saya temukan di Jatim,” katanya.

Lebih lanjut Ary Ginanjar mengatakan bahwa dengan kondisi seperti ini, dia percaya bahwa dengan tiga komitmen ASN BerAKHLAK ini bisa terlaksana. Tidak cukup dengan komitmen intelektual dengan pemerintah, komitmen emosional dengan mental, dan dengan komitmen spiritual karena merasa dilihat oleh Tuhan dan itu ditemukan di Jatim.

Dia juga mengungkapkan bahwa Jawa Timur ini komplet. “Karena kita tahu bahwa integritas itu tidak cukup hanya pengawasan, tidak cukup hanya laporan. Tetapi integritas itu merasa melihat dan dilihat oleh Tuhan, dan Jawa Timur punya ini,” pungkasnya. (Dwi.Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.