Senin, 15 Juni 2026, pukul : 18:33 WIB
Surabaya
--°C

Anomali Religiusitas Masyarakat Indonesia Membuat Sektor UKM Bertahan? Solusi Terhindar Krisis Ekonomi 2023

KEMPALAN: ADA sebuah penelitian yang dilakukan Huppert dan beberapa lembaga survey tentang sikap berke-Tuhan-an dan pola bergama dibandingkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di beberapa Negara menunjukkan hasil yang sama.

Taraf hidup masyarakat secara ekonomis cenderung mempengaruhi perilaku beragamadan tingkat religiusitas masyarakat. Semakin miskin seseorang, maka semakin religius orang tersebut. Demikian pula sebaliknya. Semakin kaya seseorang, maka semakin tidak religius orang tersebut.

Penelitian yang dilakukan random di hampir seluruh Negara maju, berkembang dan miskin ini memiliki pola yang sama. Kecuali anomali di dua negara. Salah satunya adalah Indonesia.

Di Indonesia, menurut Huppert, kecenderungan peningkatan perilaku taat beragama seiring dengan peningkatan taraf hidup seseorang. Semakin sejahtera orang Indonesia, maka mereka akan semakin religius. Anomali ini dipengaruhi oleh pilihan beragama tertentu yang dianut sebagian besar masyarakat Indonesia.

Islam, agama mayoritas yang dianut masyarakat Indonesia ini, mengajarkan tentang konsep sedekah. Semakin seseorang bersedah, maka Tuhan akan membalas 7 kali lipatnya. Konsep ini memaksa seorang Muslim untuk menjadi kaya secara finansial agar bisa bersedekah kepada orang lain. Konsep terkecil dari sedekah adalah zakat dengan membayar 2,5 kg beras kepada amil zakat dengan tanpa memandang strata sosial.

BACA JUGA  FIKK Unesa Gandeng Shanghai University, Akselerasi Sport Science Kelas Dunia

Behavior community yang berusaha dibentuk oleh Islam membuat penganutnya tertata secara kebiasaan. Bahkan konsep sedekah secara psikologi Islam adalah solusi ummat keluar dari garis kemiskinan. Bagaimana tidak ? Mereka berpikir dengan menyedekahkan uang 10 ribu yang mereka miliki, maka Tuhan balas dengan 70 ribu seperti yang dijanjikan-Nya.

Konsep ini secara tidak langsung mempengaruhi capital turn over (perputaran uang) di masyarakat karena beredarnya uang “sedekah” membuat perilaku konsumen dalam membelanjakan uang-nya akan meningkat. Sektor-sektor ekonomi menengah bawah akan diuntungkan dalam perilaku konsumsi ini.

Perkiraan krisis ekonomi dunia 2023 di beberapa negara maju akibat geopolitik perang Rusia – Ukraina dan faktor geostrategis yang serba tidak menentu diramalkan bakal tidak berpengaruh banyak pada Indonesia. Mengapa ? Selain karena faktor sumber daya alam dan sikap religiusitas masyarakatnya, Indonesia merupakan simpangan geopolitik dan geostrategi dunia. Kondisi “menguntungkan” ini harusnya membuat Indonesia mengambil “peran” dalam ikut mengatur politik dunia. Dalam istilah politiknya adalah “Playing God”.

BACA JUGA  Dominasi dan Ironi Sidoarjo: Tim Putra Polresta Tekuk Raksasa Surabaya, Tim Putri Tumbang

Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI sendiri dengan optimis menetapkan angka pertumbuhan Indonesia di tahun 2023 sebesar 5 – 5,5%. Sementara China dan Amerika menurun hingga 0,9%, maka angka optimisme pertumbuhan ekonomi ini sangat dipertanyakan.

Namun, analisa ini sangat berdasar jika dilihat dari angka ketergantungan kita akan bahan-bahan dasar kebutuhan masyarakat yang sangat rendah kepada dunia luar. Bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa yang sangat bergantung pasokan bahan pangan dan energi kepada Rusia dan Ukraina, maka Indonesia menjadi sangat berbeda kondisinya. Justru peluang ekspor migas dan kebutuhan pangan masyarakat Eropa menjadi peluang bagi negara-negara seperti Indonesia, India, Brazil dan penghasil sumber daya alam lainnya. Poros ekonomi China, India, Saudi Arabia dan Brazil digagas dalam kerangka penguatan ekonomi dunia. Namun upaya ini hingga sekarang masih sebatas wacana dan belum tergagas secara masif.

Bila memang poros ekonomi ini pada akhirnya terbentuk, maka reset politik global adalah menjadi sebuah keniscayaan. (Aditya Roosvianto)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.