Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 05:59 WIB
Surabaya
--°C

Puisi Minggu Ini Bagus Putu Parto

Bagus Putu Parto
DI ROUDHOH-MU

Engkau tampar wajah si Kartomarmo
hingga memerah
Dari bibir mengucur darah
sebagai kesaksian kemunafikan
Tak malu berlagak senopati perang
Membusungkan dada menabuh genderang
Menunggang kuda mengelebatkan bendera perang

Dan prajuritpun menghunus keris
mengayunkan pedang
Mampus dadanya tertancap mata tombak lawan
Tak malu si Kartomarmo berteriak lantang, ayo maju !
Astaghfirullah, si pahlawan kesiangan sembunyi di ketiak kawan
Dadanya gemetaran
menutupi kecut nyali
Engkau tampar wajahnya kini
untuk merenungi nasib
Segera undur berdiri di shaf paling belakang
: Ah, Kartomarmo belajarlah malu mulai sekarang
Biar sejarah tak salah mencatatmu sebagai pahlawan terdepan

Madinah, 28 Oktober2022

*

Bagus Putu Parto
PERCAKAPAN SUNYI

putih putih putih
bertawaf
putih putih putih
bertawaf
putih putih putih
bertawaf

BACA JUGA  Aset Strategis Pertahanan: Pangdam V/Brawijaya Akselerasi Pembangunan Yonif TP 934/SBY di Pacitan

berdzikir berdzikir berdzikir
berdzikir berdzikir berdzikir
berdzikir berdzikir berdzikir

lalu kukecup Hajar Aswad-MU
: Bismillahi Wallahu Akbar

Mekkah, 2 November 2022

*

Bagus Putu Parto
MUNAJAT NABAWI

aku pamit wahai kekasihku
kembali pulang ke negeri yang penuh onak
ingin aku tetap disampingmu
: disini
bemunajat di antara pilar pilar putih
dengan air mata
membasah di karpet hijau dedaunan
pun bisik bisik indah berakhir saat subuh menjelang

aku harus pulang kekasihku
melepas genggaman cinta tanganmu yang mewangi
kuharap pertemuan indah ini terulang kembali
:entah kapan
rindu ini selalu aku tanam dalam hati
setidaknya tapak kakiku telah tertinggal disini
dan namaku kau catat dalam buku harian

BACA JUGA  Gebrakan Internasional, Labschool UNESA Gandeng NTCUST Taiwan Guna Cetak Generasi Berdaya Saing Global

: untuk kita eja bersama
dalam hari hari yang merindu

Madinah, 31 Oktober 2022

*

Bagus Putu Parto
PERAHU SAFA’AT

laskar hijau berkalung serban
hatinya mengucap salam kerinduan
air matanya menetes bukti kecintaan
: Yaa Rasulullah

laskar hijau berkalung serban
bersujud di pelataran nabawi
sambil mengumandangkan
tembang lir-ilir
semilir bersama laskar putih
yang menggelombang dari
penjuru mata angin
angannya jauh berlayar
bersama anak anak pedesaan mengumandangkan si’iran di langgar
sayup sayup terdengar di speker
bersahutan dengan 1001 masjid sebelah
saling berlomba mengagungkan salam kecintaan
: Yaa Rasulullah

laskar hijau berkalung serban

menitipkan nama untuk dicatat kelak
berlayar bersama di perahu safa’at
: Yaa Rasululah

Madinah, 30 Oktober 2022

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.