Minggu, 19 April 2026, pukul : 01:58 WIB
Surabaya
--°C

Wanita Emas

Beberapa bulan masuk tahanan sekarang namanya muncul lagi. Kali ini apa yang dia ungkapkan bisa menjadi ‘’bombshell’’ ledakan bom, yang bisa mengguncang lanskap politik nasional. Hasnaeni mengungkapkan skandal seks antara dirinya dengan komisioner KPU-RI berinisial HA. Menurut Hasnaeni, HA meminta gratifikasi seksual dari Hasnaeni sebagai imbalan untuk meloloskan partai pimpinan Hasnaeni sebagai peserta pemilu 2024.

Hasnaeni melapor kepada Farhat Abbas yang akan menjadi penasihat hukumnya. Kebetulan Farhat ialah ketua umum Partai Pandai yang tidak lolos verifikasi KPU. Hasnaeni melapor sebagai ketua umum Partai Republik 1. Menurut versi Hasnaeni, partainya akan diloloskan sebagai peserta pemilu, dan bahkan masih ditambahi iming-iming lagi akan lolos parliamentary threshold.

BACA JUGA: Luhut dan OTT

Sebagai upah dari janji-janji itu HA meminta imbalan gratifikasi seksual. Menurut Hasnaeni gratifikasi itu dituruti dan terjadi hubungan di kantor HA maupun di sebuah hotel. Bukan itu saja, Hasnaeni juga bercerita bahwa HA mengungkapkan skenario rahasia, bahwa KPU akan mendesain hasil pilpres untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir.

Atas dugaan pelecehan seksual yang dialaminya Hasnaeni akan melapor ke polisi, dan atas dugaan abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan, HA akan dilaporkan kepada DKPP (Dewan Kehormatan Pengawas Pemilu).

Dengan menjunjung asas praduga tak bersalah, tentu saja HA belum bisa disebut bersalah, terutama dalam kasus pelecehan seksual. Hasnaeni menegaskan bahwa ia punya bukti-bukti kuat, termasuk ciri-ciri fisik bagian tubuh HA. Tetapi, hal itu harus dibuktikan di pengadilan, dengan catatan Hasnaeni tidak mencabut laporannya di tengah jalan.

Laporan pidana kasus pelecehan seksual di Indonesia sering kandas. Strategi serangan balik ‘’kill the messanger’’ kerap dipakai untuk memaksa korban mencabut laporan. Ancaman pencemaran nama baik selalu menjadi momok yang menakutkan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.