Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 12:52 WIB
Surabaya
--°C

Merencanakan Nasib

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 4 Desember 2022: Cinta Pengkhianat

yea aina

: berdasarkan jumlah suara terbanyak, anda sudah tahu. Pun untuk bisa memenangkan pemilu, hingga “leluasa” menentukan personalia kabinet, diperlukan memenangkan kursi 50%+1%. Mungkin, jawaban pertanyaan kita semua, di bagian penutup tulisan Abah hari ini: jumlah yang memiliki idealisme “bersih” kalah jumlah dibanding kelompok seberang. Cukup pahit dirasakan, tapi itulah kenyataan yang ada. Dimana-mana denga budaya korupsi yang telah merajalela, kiranya cukup sulit bagi seseorang untuk tidak “tergiur” melakukan hal yang sama juga. Apalagi disaat giliran berkuasa sudah di tangan. Kecuali, bagi yang kurang tertarik menjadi kaya, tetapi lebih bahagia bila rakyat sejahtera dan juga kaya yang secukupnya saja. Para pengabdi bagi kesejahteraan rakyat. Sangat langka.

Abu Abu

Memang, pengkhianat adalah pencinta yang tersakiti. “Kau hancurkan aku dengan sikapmu Tak sadarkah kau telah menyakitiku? Lelah hati ini meyakinkanmu Cinta ini membunuhku” Wo-uh-uh, hu-uh, ha-ah d’Masiv

thamrindahlan

Berita seklumit keluarga bahagia_/ Ananda disunat mantri padepokan_/ Semakin rumit pemerintahan Malaysia _/ Inikah penghianat berbulu pertobatan_/

Lukman bin Saleh

Inilah kelemahan sistem demokrasi. Yang dipilih tersandera oleh yang memilih. Masih untung kita sudah memilih kepala negara langsung. Parpol koalisi tidak gampang menjatuhkan kepala negara. Tapi kepala negara tetap membutuhkan dukungan parpol untuk jadi calon sebelum terpilih. Di sinilah jebakan Batman-nya. Maka kodok-pun ikut tertawa ketika ada calon presiden di negara jiran-nya Malaysia berjanji saat kampanye: bangun kabinet kerja, bukan kabinet bagi2. Dan lihatlah yg terjadi kemudian. Jangankan Parpol. Relawapun dapat bagian. Dari kursi menteri, kursi Dirut, Komisaris, duta besar, dan segala yang bisa dibagi. Eh… ketua relawan yang kemarin pesta di GBK, ternyata dapat kursi pula: kepala BP2MI. Kenapa ya?

mz arifinuz

Apa arti macam2 telapak tangan 3 tokoh tsb? Ada yg telapak tangan ditumpuk. Ada yg dikepalkan. Ada yg dimegarkan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.