Sebagai sebuah sistem, Gidden menawarkan untuk membentuk perilaku dibutuhkan sebuah sistem yang kuat dan tegas, sistem itu diibaratkan seperti terminal dan bandara.
Ilustrasi Gidden, dengan terminal adalah ada kebebasan masyarakat untuk menentukan keberangkatannya, kepastian ada pada dirinya, sedang sistem juga berjalan dengan sendirinya. Nilai – nilai yang dianut adalah berjalan seiring, sehingga terjadi ketidakpastian didalam sistem. Sementara dengan bandara digambarkan kalau orang ingin berangkat, harus menyesuaikan dengan aturan yang ada, kalau tidak maka semua akan terjadi ketidak pastian.
Bermasyarakat dibutuhkan kepastian, tidak boleh orang semaunya sendiri, begitu juga dengan sistem tidak bisa berjalan sendiri tanpa memahami kebutuhan manusia. Sehingga dibutuhkan jalan tengah.
BACA JUGA: Jokowi Melawan Megawati
Jalan tengah yang dimaksud oleh Gidden tak cukup seseorang hanya diminta kesadarannya menjadi baik, tapi juga dibutuhkan sistem yang mengikat agar jadi baik. Disana ada ketegasan dan keterukuran.
Tegas adalah sesuatu yang berbeda dengan kekerasan, meski dalam ketegasan ada unsur yang disebut dengan kekerasan, namun semuanya diatur secara terukur penerapannya.
Ibaratnya seperti olahraga tinju dan tawuran. Meski substansinya sama, namun dalam olahraga tinju yang ada adalah ketegasan dan keterukuran, semua diatur dalam sistem. Sehingga siapapun yang ingin bermain tinju harus memegang keteraturan dan ketegasan yang ada didalamnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi