Kamis, 18 Juni 2026, pukul : 05:46 WIB
Surabaya
--°C

Buntut Buntut

Jinping terlihat tidak suka dengan alasan itu. Pembicaraan dua pemimpin negara, katanya, harus didasari pada ketulusan dan kesetaraan.

“Sudahlah…” kata Jinping dalam bahasa Mandarin (“hao…”) sambil menyalami Trudeau dan menjauh dari pemimpin muda itu. Kata “hao” di situ biasa diterjemahkan dengan “baiklah” tapi dalam konteks body language Jinping saat itu bisa juga diartikan “Ya sudahlah…”.

Itu adegan langka.

BACA JUGA: Drama Drama

Media yang dikontrol ketat di Tiongkok tidak pernah menampilkan gambar pemimpin mereka yang di luar skenario pencitraan seperti itu. Maka video di Bali bersama Trudeau itu sangat langka. Banyak yang berkomentar “dari video itu kita bisa tahu karakter asli Jinping”.

BACA JUGA  Catatkan 71 Pukulan, Aji Pradana Menangi Series 3 Metro Golf League 2026

Bukan hanya gambarnya yang langka. Peristiwanya pun sulit ditemukan: seorang pimpinan negara menegur pimpinan negara lain di tempat yang cukup terbuka. Ada yang merekam pula.

Buntut video itu pasti akan sangat panjang. Juga pelajaran berharga bagi kelas-kelas hubungan internasional di kampus-kampus. Terutama dalam mata kuliah tata krama diplomasi.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.