Senin, 22 Juni 2026, pukul : 17:00 WIB
Surabaya
--°C

Ayat dan Mayat (Lagi)

Kata Armando, kalau 10 persen suara Kristen itu terpecah maka Anies akan menang. Kalau 10 persen itu utuh tidak memilih Anies maka Ganjar Pranowo yang akan menang. Armando mengasumsikan bahwa lawan sepadan Anies hanyalah Ganjar. Dua figur ini disebutnya sebagai front runner yang paling kompetitif. Figur lain, seperti Prabowo Subianto maupun Puan Maharani secara tidak langsung sudah di-write off, dicoret, dari persaingan oleh Armando.

Selama menjadi menteri pertahanan, Prabowo Subianto memainkan peran sebagai good boy bagi Jokowi. Prabowo melakukan man to man marking—memakai istilah sepak bola—untuk menempel Jokowi pada setiap kesempatan. Hasilnya lumayan. Jokowi pun secara terbuka mengendorse Prabowo sebagai calon presiden.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Jokowi menyatakan secara terbuka bahwa dia mendukung Prabowo sebagai calon presiden. Endorsement terbuka ini harusnya menjadi bonus bagi Prabowo yang selama ini jelas terlihat sangat mengharapkan wind fall, durian jatuh, dari berkah Jokowi.

BACA JUGA: Lula da Silva

Jokowi Effect diperkirakan akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemenangan calon presiden 2024. Endorsement terbuka Jokowi ini harusnya menjadi bonus bagi Prabowo. Tapi, ternyata endorsement itu tidak memberi efek kejut yang besar. Kubu Prabowo menerimanya dengan datar-datar saja.

Koalisi Gerindra dengan PKB sudah menjamin tiket 20 persen. Tapi urusan calon wakil presiden ternyata membuat koalisi itu gamang untuk memilih. Sebagai supremo PKB Muhaimin Iskandar seharusnya punya nilai tawar tinggi vis a vis Prabowo. Seharunya Imin bisa memakai kartu ‘’take it or leave it’’, ambil atau silakan pergi. Tapi yang terjadi adalah take it and don’t leave it, ambil saya dan jangan tinggalkan saya.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Puan Maharani juga dicoret dari ekuasi Ade Armando. Mungkin Puan sudah dianggap sebagai kartu mati yang sulit untuk dihidupkan. Mana mungkin ada mukjizat politik di dunia yang bisa memenangkan calon dengan elektabilitas satu persen. Sesakti apa pun, PDIP menyadari bahwa kartu Puan sudah mati dan tidak laku jual. Memaksakan Puan maju sebagai capres adalah political suicide, bunuh diri politik yang fatal.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.