Kebetulan ada presiden Palau, negara pulau di Samudra Pasifik, sedang hadir di Taiwan. Yang bendera Palau-nya dikibarkan di tiang-tiang sepanjang Kantor Kepresidenan Taiwan di Hari Kemerdekaan Taiwan hari ini. Mungkin bendera negara sahabat itu lupa diturunkan.
Atau Taiwan ingin menunjukkan ke dunia, ”Hei, masih ada lho negara yang mengakui kami.” Hingga dikritik media seolah-olah hari ini Taiwan memperingati Hari Kemerdekaan Taiwan dan Palau sekaligus. Pidato Presiden Tsai Ing-wen lebih menitikberatkan ke hubungannya dengan Tiongkok.
BACA JUGA: Kerelaan Anda
Hari Kemerdekaan itu juga disambut gempita oleh rakyat Taiwan. Taiwan mulai membebaskan karantina ketat mulai 13 Oktober. Tiket wisata ke Jepang sudah diborong rakyat Taiwan. Jepang menjadi tujuan teratas turis asal Taiwan.
Taiwan punya koneksi kuat dengan Jepang karena Taiwan pernah dianeksasi selama 50 tahun. Tentang budaya, Taiwan ini berbudaya Tiongkok, tapi dengan tata krama Jepang. Banyak ungkapan Mandarin di Taiwan yang disadap dari bahasa Jepang.
Yang Mandarin itu akan terdengar aneh jika diucapkan di Tiongkok. Singkatnya: Taiwan is little Japan. Saya sudah ke Jepang beberapa kali hingga terakhir sebulan sebelum Covid-19 menghantui dunia. Terlalu banyak kebiasaan yang sama antara Jepang dan Taiwan. Dengarlah lagu-lagu Hokkien (orang Taiwan menyebutnya lagu Taiyu). Nada-nadanya mirip dengan lagu Jepang.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi