Para pengritik Jokowi sering membuat metafora mengenai pemerintahan Indonesia yang disamakan dengan sebuah pesawat terbang. Karena inkompetensi dalam kepemimpinan nasional, maka Indonesia disamakan dengan pesawat yang terbang dengan sistem auto-pilot. Indonesia terbang dengan sistem pilot otomatis karena tidak adanya pilot yang berkompeten. Pernyataan dalam pidato Jokowi itu ibarat menepuk air di dulang tepercik muka sendiri.
Prof. Salim Said mempunyai gambaran yang khas mengenai kepemimpinan nasional dewasa ini. Menurut dia, kepemimpinan Jokowi sekarang ini adalah kepemimpinan yang berani. Maksudnya, Jokowi terlalu berani menjadi pemimpin Indonesia tanpa dibekali dengan kompetensi yang memadai. Jokowi, menurut Salim Said, tidak mempunyai pandangan yang komprehensif mengenai problem dan tantangan yang dihadapi Indonesia.
BACA JUGA: Mr. Kiamat
Ungkapan bahasa Inggris menyebutkan ‘’Ignorance is a bliss’’, ketidaktahuan adalah kebahagiaan. Orang yang tidak tahu mengenai kondisi lingkungan tidak akan menyadari bahaya di sekelilingnya. Dia akan tenang-tenang saja, atau malah merasa bahagia dengan kondisi yang ada.
Kritik terhadap sistem demokrasi sudah menjadi perdebatan panjang oleh para ahli. Sistem ini diperkenalkan di Barat dan menyebar ke seluruh dunia setelah Perang Dunia II. Sistem demokrasi liberal dianggap cocok dengan sistem sosial di Barat, tetapi tidak dengan sendirinya bersifat universal dan cocok diterapkan di semua negara.
Beberapa negara yang sekarang mempunyai posisi politik dan ekonomi yang kuat tidak sepenuhnya menerapkan sistem demokrasi liberal. China salah satu di antaranya. Turki juga tidak sepenuhnya menerapkan sistem demokrasi liberal, tetapi sekarang menjadi sebuah kekuatan alternatif yang bisa menyaingi Barat.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi