SIDOARJO-KEMPALAN: Sosok Zahwa yang bernama panjang Zahwa Amalia Rabbani di samping dikenal ramah dan santun juga sarat prestasi di bidang Sastra.
Seni sastra yang digeluti Zahwa yang kini duduk di kelas 12 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo adalah Puisi dan Cerpen. “Saya pernah menulis Antologi Cerpen berjudul ”Dear Semesta” dan ”Aku Terluka”, selain antologi puisi bertajuk Harapan Baru,” ungkap Zahwa mempunyai hobi membaca.
Dara jelita berusia 17 tahun ini berhasil menjadi juara Festifal Literasi se Kabupaten Sidoarjo tahun 2022 kategori cerpen jenjang SMA.
Ia meraih prestasi gemilang melalui karyanya yang berjudul ”Akara Dari Desa tak Bernyawa”. “Cerpen saya ini mengisahkan
gadis pengidap skizofrenia yang hidup dalam bayangan kenangannya,” ungkapnya.
Zahwa mengaku menyukai pelajaran IPS. “Pelajaran yang paling saya sukai Bahasa dan Agama,” imbuhnya.
Bagaimana Zahwa mewujudkan proses kreatifnya? Ia mengakui, selain banyak membaca juga melihat fenomena kehidupan secara langsung. “Dengan melihat liku-liku kehidupan manusia, kadang secara spontan ada keinginan mencipta puisi atau membuat cerpen,” terangnya penuh semangat.
Zahwa kini dituntut konsentrasi penuh untuk belajar guna menyongsong aktifitas ujian .”Ya untuk buat cerpen, saya harus membagi waktu karena memerlukan proses yang panjang,” jelas Zahwa. (kris mariyono)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi