Sabtu, 18 April 2026, pukul : 16:13 WIB
Surabaya
--°C

Anies Resmikan Pelabuhan Muara Angke, Revitalisasi Ramah untuk Penyandang Disabilitas

JAKARTA–KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja meresmikan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Meskipun baru diresmikan, Pelabuhan Muara Angke ini sudah digunakan untuk umum khususnya masyarakat yang ingin melakukan perjalanan Kepulauan Seribu.

Anies mengatakan pelabuhan itu sekarang terlihat berbeda sekali dari sebelumnya. Kini area terminal Pelabuhan Muara Angke telah tuntas revitalisasinya dan dengan ini secara resmi dapat digunakan.

“Alhamdulillah salah satu niat untuk bisa melakukan pembangunan di semua aspek tertuntaskan, terkait dengan mobilitas bagi penduduk di kepulauan untuk mereka memiliki fasilitas yang setara dengan warga yang tinggal di daratan,” kata Anies di Penjaringan, Senin, 3 Oktober 2022.

Saat peresmian, Anies menyatakan rasa puasnya dengan wajah baru Pelabuhan Muara Angke yang kini didesain ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Rasanya, kita jadi punya sebuah fasilitas pelabuhan yang modern yang bisa menampung banyak penumpang, nyaman, dan ini akan bisa membuat intensitas pergerakan penduduk dari pulau ke daratan dan sebaliknya meningkat dan InsyaAllah meningkatkan produktivitas,” ucap Anies saat menguji coba sendiri berbagai fasilitas terminal pelabuhan.

Anies berharap agar Pelabuhan Muara Angke ini dijaga dengan baik. Sebab, pelabuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga kepulauan melalui kemudahan untuk mengakses transportasi dari pulau ke daratan.

“Kami berharap fasilitas ini dijaga dengan baik dan harapannya fasilitas ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan. Karena kita tahu selama beberapa tahun program di Kepulauan Seribu komprehensif,” jelasnya.

Selain fasilitas, Pemprov DKI juga membangun fasilitas yang setara dan adil untuk warga Kepulauan Seribu. Di antaranya pembangunan Jakgrosir untuk pemenuhan kebutuhan pokok yang setara dengan daratan, pengadaan air bersih, dan pengelolaan limbah sehingga pulau menjadi bersih dan nyaman.

Selain itu pembangkit listrik juga berdasarkan solar bertenaga Matahari, serta pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Ini semua bagian dari membuat Kepulauan Seribu dapat merasakan kemajuan sebagaimana di daratan. Jadi kami bersyukur dan mudah-mudahan fasilitas ini bermanfaat bagi semua,” tuturnya.

Dari pantauan di lokasi, Anies tampak terkesima melihat satu unit eskalator yang bentuknya tidak berundak-undak sehingga ramah bagi pengguna kursi roda. Penyandang disabilitas bisa melalui eskalator tersebut untuk menuju ruang tunggu penumpang di lantai atas.

Di sisi kiri eskalator, terdapat lereng menanjak yang cukup luas sehingga mudah dilalui pengguna kursi roda. Lereng tersebut mirip seperti area ramp barat dan timur di Jakarta International Stadium yang ramah pejalan kaki dan pengguna kursi roda.

Adapun ruang tunggu Pelabuhan Muara Angke berkapasitas 1.200 penumpang dengan bangku berkapasitas 800 tempat duduk. Terdapat dua jenis kapal yang melayani rute perjalanan menuju Kepulauan Seribu, yaitu Kapal Dinas Perhubungan (Dishub) dengan kisaran harga tiket Rp 44.000-Rp74.000 dan kapal tradisional dengan harga tiket Rp82.000-Rp150.000.

Berikut tiga jalur lintasan utama angkutan perairan yang dilayani di Pelabuhan Muara Angke, yakni:

– Lintasan utama jalur pertama, yaitu: Muara Angke – Untung Jawa – Lancang – Tidung.

– Lintasan utama jalur kedua, yaitu: Muara Angke – Pari – Pramuka.

– Lintasan utama jalur ketiga, yaitu: Muara Angke – Kelapa – Sebira. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.