Penyajian menu ala prasmanan menerbitkan selera. Menu yang dihidangkan hari itu : Telor Dadar Krispy, Tahu Tempe, Ikan Goreng, Sayur Lodeh dan Mangut Lele, saya cicipi semua. Berdua istri. Untuk melengkapi panganan Ndeso itu saya pesan wedang jahe. Siang itu, beberapa tamu resto saya kenali tadi satu pesawat dalam penerbangan dari Jakarta.
“Target pengunjung adalah wisatawan dan tamu yang baru datang dari bandara. Biasanya mereka mau mencicipi kuliner ndeso dan tempat untuk berkumpul bertemu sahabat seperti di rumah nenek di kampung, ” kata Eko mengungkap target pengunjung.
Solusi Pandemi
Lokasi Resto yang dibuka dua tahun lalu, 11 September 2020, memang strategis. Berada di tengah perjalanan Bandara – Yogya. Jadi tamunya bisa yang baru tiba di bandara seperti kami. Bisa juga tamu seperti Debbie dan Handaru yang dari Yogya ke tempat itu.
Ide awal resto itu menurut Eko untuk solusi bagi warga yang mau menyepi karena pandemi covid.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi