Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 07:13 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (17)

Dan itu besok. Sabtu besok. Suriyana mengabari akan datang dengan kejutan. Minggu sebelumnya dia membawakan untuk saya kamera Panasonic, seri awal Lumix. Dia membeli karena tertarik dengan bobotnya yang ringan dan bodinya kecil. Ringkas. Hasil foto dengan setingan otomatisnya pun bagus sekali. Dia menghadiahkan untuk saya, karena katanya, dia jarang sekali bahkan nyaris tak pernah memakainya sejak kamera itu dia beli. Saya tak bisa menolak. Dia memberi dengan amat tulus. Lagi pula saya memang sangat ingin punya dan perlu kamera sendiri.

Terrkait pekerjaan saya dan hobi saya mengambil foto jalanan. Hobi baru yang masih terkait pekerjaan. Tapi bisa terlepas sama sekali dari foto jurnalisme. Pendekatan street photography membuat saya memotret benar-benar dengan cara pandang saya pribadi, bukan sebagai jurnalis yang memotret untuk koran saya, untuk pembaca saya.

Sidang terakhir kasus pembunuhan Putri makin memojokkan AKPB Pintor. Pembela Awang dan Runi menuntut agar dilakukan otopsi ulang atas mayat korban, karena kurangnya bukti yang meyakinkan yang mendukung tuduhan atas tersangka. Ia juga menuntuk agar AKPB Pintor ditetapkan sebagai tersangka, karena indikasi keterlibatannya – bahkan semakin mengarah bahwa dialah otaknya – semakin kuat.

Pengakuan Awang menguatkan permintaan pengacaranya itu. Awang mengaku hanya diminta membuat mayat Putri. AKPB Pintor menjanjikan upah Rp50 juta. Dia sudah menerima Rp5 juta. Diberi tunai. Tak ada bukti pemberian dan penerimaan itu. AKBP Pintor tentu saja membantah. Dia ketika dihadirkan sebagai saksi, mengatakan uang itu dia berikan untuk upah dan biaya memperbaiki pagar teralis rumahnya.

Dia meminta agar Awang diperiksa dengan alat pendeteksi kebohongan. “Dinamika Kota” mengangkat headline: Awang Mengaku Dibayar Rp50 Juta untuk Buang Mayat Putri”. Sementara “Podium Kota” memilih judul: Pintor Minta Tersangka Awang Diperiksa Lie Detector. Keduanya berdasarkan pernyataan di dalam sidang. Keduanya fakta. Tapi bagi kami judul kami terkait langsung dengan kasus yang sudah disidangkan. Sementara soal permintaan Pintor itu tak berkait langsung, ia menyerang terdakwa. Ia defensif, ia meragukan keterangan terdakwa yang bicara di bawah sumpah.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.