Selasa, 28 April 2026, pukul : 03:47 WIB
Surabaya
--°C

Turun Gunung

KEMPALAN: Adagium lama di kalangan tentara berbunyi, ‘’Old soldier never die, they just fade away’’, serdadu tua tidak pernah mati, mereka hanya menghilang. Di Indonesia ungkapan itu diplesetkan menjadi ‘’Old sodier never die, they become politicians,’’, serdadu tua tidak pernah mati, mereka menjadi politisi. Ada lagi plesetan lainnya, ‘’Old soldier never die, they become businessman’’, serdadu tua tidak pernah mati, mereka menjadi pengusaha.

Plesetan itu menyindir jenderal-jenderal di Indonesia yang, setelah pensiun, ramai-ramai terjun ke politik. Banyak juga para jenderal yang setelah pensiun menjadi pengusaha. Di zaman Orde Baru tentara menjadi pengusaha tanpa menunggu pensiun dulu. Para jenderal itu sengaja diterjunkan ke politik dan sengaja diterjunkan ke bisnis, untuk mengelola usaha-usaha strategis untuk menambah pundi-pundi operasional tentara.

Pekan ini jagat politik Indonesia ramai setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Presiden ke-6 RI, mengatakan akan turun gunung menghadapi pemilu presiden 2024. Menurut SBY, dia harus turun gunung karena ada indikasi bahwa pemilu akan direkayasa supaya hanya diikuti oleh 2 pasangan calon saja, itu pun calon yang direstui oleh rezim yang berkuasa.

Selama ini SBY sudah ‘’naik gunung’’ setelah purna tugas sebagai presiden. Dia lengser keprabon dan madeg pandito dengan menjadi ketua dewan pembina Partai Demokrat. Jabatan yang diemban SBY sangat powerful dan menentukan, sehingga praktis SBY masih memegang kontrol penuh terhadap partainya.

Jadi, SBY tidak pernah benar-benar madeg pandito dalam artian menyingkir naik ke gunung dan bertapa sebagai seorang pandito. SBY tetap aktif sebagai politisi dan menempati posisi tertinggi di puncak gunung partai yang didirikannya.

Pernyataan turun gunung SBY ini mendapat respons panas dari PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) yang merasa tersentil oleh SBY. PDIP merasa bahwa SBY secara langsung telah menyerang kredibilitas PDIP sebagai partai yang berkuasa.

Saling lontar serangan pun berseliweran. PDIP dituduh curang, sebaliknya PDIP menuduh Partai Demokrat juga curang ketika menjadi partai penguasa pada periode 2004-2014. Pernyataan SBY menjadi puncak perseteruan perang dingin antara kedua partai yang sudah berjalan hampir dua dekade.
Setelah lengser pada 2014 SBY mewariskan tongkat estafet kepada putra mahkota Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Di sisi lain, Megawati Soekarnoputri, presiden ke-4 RI dan ketua umum PDIP, juga menyiapkan tongkat estafet untuk putri mahkota Puan Maharani.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.