Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 03:48 WIB
Surabaya
--°C

Grup YANG

Ada lagi grup yang isinya mementingkan ideologi. Satu lagi grup yang sangat kapitalis. Lalu ada grup yang sangat Islam. Tapi ada juga yang sangat Kristen – -dan saya juga diikutkan di situ. Lalu ada yang sangat Buddha.

Bahkan ada grup dari aliran mistik dan tahayul. Pun saya dimasukkan. Tentu ada juga grup yang sangat pribumi. Lalu ada pula yang sangat Tionghoa. Dua-duanya saya ada di dalamnya. Grup yang sangat politik banyak. Lalu grup yang sangat kesehatan.

Maka beraneka aspirasi berseliweran di HP saya. Otak saya pun mencelat-mencelat ke sudut sana-sini.

Di beberapa grup itu, kadang ada yang monoton. Misalnya kalau ada yang meninggal dunia. Isi grup hanya ucapan duka cita. Mulai pagi sampai besoknya. Seolah tidak ikut berduka kalau tidak posting duka cita di grup.

BACA JUGA  Misi Emas Porprov X: Skuad Voli Putra Surabaya Mulai Terbentuk

Saya tidak pernah ikut berduka di situ. Kasihan yang membaca, terutama yang harus menghapus begitu banyak data. Padahal belum tentu semua anggota grup kenal keluarga yang meninggal itu. Saya pilih kirim WA langsung ke keluarga yang berduka, kalau itu saya kenal.

Demikian juga kalau ada yang dapat gelar atau penghargaan. Isi grup itu ucapan selamat melulu.

Saya tidak seharusnya jengkel dengan yang seperti itu. Kan salah sendiri. Mengapa mau menjadi anggota grup dari begitu banyak aliran. Saya akhirnya menyadari itu salah saya sendiri. Ya sudah.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.