Kalau tiga latar belakang itu kita coba transformasikan kedalam perjuangan menaklukkan dominasi rezim istana yang dibentengi oleh oligarki dan aparat yang dzalim, maka latar belakang penaklukan istana menggantikan rezim yang dzalim ini adalah, pertama keinginan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat sebagai kedaulatan yang tertinggi, kedua dominasi oligarki terhadap pemerintahan harus dihilangkan, kecuali mereka yang berniat membangun keadilan sosial, serta yang ketiga, bahwa kekuatan rakyat itu masih ada dan tak bisa dikalahkan. Rakyat yang dimaksud adalah kekuatan buruh, mahasiswa, pelajar, emak – emak, ulama dan tokoh tokoh agama yang masih mencintai NKRI.
Momentum kenaikan BBM menjadikan penderitaan rakyat semakin membuncah, akumulasi kekecewaan yang berpotensi berubah menajdi menjadi kemarahan rakyat tentu akan menjadi potensi penaklukan istana.
BACA JUGA: Anies Sang Panglima Perubahan dan Kegelisahan Istana
Demo demo yang ada menjadi kutup pertemuan kekecewaan para mahasiswa, buruh, rakyat, pelajar dan kaum emak emak. Tuntutan tak lagi mengarah hanya turunkan BBM dan turunkan harga, tapi juga tuntutan turunnya Jokowi sebagai presiden gagal. Negara menjadi kacau balau, keadilan terhempas, persatuan terkoyak dan penderitaan rakyat semakin membuncah.

Terkuaknya mafia ditubuh kepolisian menjadi faktor lain yang menjadikan rakyat semakin kehilangan kepercayaan kepada pemerintah dan institusi kepolisian, belum lagi dengan institusi institusi lain yang telah dianggap sebagai alat kekuasaan.
Lalu siapa yang akan menjadi lokomotif penaklukan istana? Anies adalah sebuah harapan untuk menaklukkan istana agar kembali menjadi lembaga yang menjalankan UUD 1945 dan Pancasila secara baik dan benar.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi