Senin, 22 Juni 2026, pukul : 23:19 WIB
Surabaya
--°C

Anies Sang Panglima Perubahan dan Kegelisahan Istana

Untuk menghentikan Anies, oligarki jahat dan istana serta para pembenci Anies mencoba menghalalkan segala cara, berbagai cara dilakukan untuk menghadang Anies agar tak bisa menjadi kontestasi Pilpres 2024, apalagi terpilih menjadi presiden.

Lembaga survey dan media dikerahkan bahkan lembaga negara yang semestinya memiliki integritas untuk menegakkan keadilan dan perlindungan dimanipulasi untuk menjatuhkan Anies demi mempertahankan kuasa serakah mereka.

BACA JUGA: Ketika Demokrasi Dipasung, Lawan Politik pun Dipancung

Lembaga survey menjadi lacur, media tertentu menjadi anjing penggonggong dan yang terbaru KPK seolah menjadi alat kekuasaan untuk menghadang Anies. Kesalahan demi kesalahan dicari, meski rekomendasi lembaga negara lain mengatakan Anies bersih. Bahkan lembaga olah raga seperti PSSI digunakan untuk kepentingan menjatuhkan prestasi Anies dengan mengatakan JIS tak layak menjadi tempat pertandingan kaliber internasional, padahal pembangunan JIS didampingi oleh FIFA.

BACA JUGA  Roy Suryo, dr. Tifa, dan Pertanyaan tentang Pengaruh Politik Jokowi Pasca-Kekuasaan

Istana seperti ketakutan jika Anies terus menerus mampu membangun integritas dan kepercayaan rakyat.

Sebagaimana peribahasa setiap zaman ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada zamannya, Anies nampaknya saat ini menemukan zamannya, dan hadir disaat yang tepat.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.