NEW YORK-KEMPALAN: Tahun 2022 benar-benar menjadi tahun yang istimewa bagi petenis Polandia Iga Swiatek. Sebab pada tahun ini Iga benar-benar sukses mendapatkan keberuntungan dalam kariernya sebagai petenis papan atas dunia.
Pada tahun 2022, Iga mendapat durian runtuh setelah petenis nomor satu dunia asal Australia Ash Barty memilih mengundurkan diri dari dunia tenis. Iga yang berada di posisi kedua pun naik peringkat menjadi nomor wahid.
Pada tahun 2022 pulalah Iga merasakan dua kali mengangkat trofi juara turnamen Grand Slam. Setelah memenangi French Open, maka pada Minggu (11/9) petenis berusia 21 tahun tersebut sukses menyabet gelar juara US Open 2022.
Dalam babak final US Open 2022 yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium, Flushing Meadows-Corona Park, Queens, New York, Iga memupuskan ambisi petenis Tunisia Ons Jabeur mencatatkan sejarahnya di US Open. Iga menekuk Jabeur dengan 6-2 7-6 (7-5).

Sukses Iga ini sekaligus menjadikannya sebagai petenis Polandia pertama yang memenangi US Open. Dia pun mengikuti jejak petenis Inggris Emma Raducanu yang menahbiskan dirinya sebagai juara baru dalam sektor putri US Open tahun lalu.
Gelar yang semakin menegaskan posisinya di puncak peringkat petenis WTA. Indahnya gelar Grand Slam ini semakin manis ketika dia memenanginya dengan tanpa kehilangan satu set sekalipun. Persis seperti yang dia dapatkan dalam French Open lalu.
’’Saya tidak menyangka bisa mendapatkannya (juara US Open). Sebelum turnamen ini, bagiku itu seperti momen yang menantang,’’ ungkap Iga seperti yang dikutip dari laman BBC Sport. Maklum, selama turun di US Open, jangankan ke final, untuk melangkah ke semifinal saja sudah sulit baginya.“Kutukan” yang akhirnya dia sudahi tahun ini.
Dia pun menyebut salah satu kunci utamanya dalam memenangi Grand Slam ketiganya sepanjang karier sebagai petenis itu. ’’Saya harus benar-benar tetap tenang dan tetap fokus dengan tujuan, yang pasti di turnamen ini sangat menantang. Karena ini New York, kota yang keras, kota yang gila,’’ sambung Iga.
Selain itu, statusnya sebagai petenis nomor satu dunia diakuinya menjadi beban tersendiri karena dia di US Open ini jadi sorotan utama. ’’Saya sangat bangga saya bisa mengatasinya dengan mentalitas kuat,’’ tegasnya. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi