daeng romli
Gara2 amplop sang kyai, suharso monoarfa “dipaksa” turun dr ketua PPP. Mungkin dia kurang familiar dgn kebiasaan warga yg sowan ke kyai dan sekedar memberi “sedikit uang”. Atau juga mungkin yg dimaksud Suharso bukan amplop itu, tp amplop lain yg diberikan oleh seorang pejabat negara kepada kyai tertentu dan itu menjelang pilpres. dan itu saya rasa tdk sedikit isinya. Mungkin ada yg masih ingat….Abah Pasti ingat krn itu viral….#melawanlupa Salam
Er Gham
Ini kudeta Abah. Tidak ada pengunduran diri. Dilakukan saat ybs traveling, tidak berada di Jakarta. Dilakukan secara terburu buru. Sekarang Pak Monoarfa akan serang balik.
*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi