Rabu, 8 Juli 2026, pukul : 15:00 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (3)

Anak-anak panti berebut minta giliran membaca “Metro Kriminal”. “Berita apa lagi, Bang Dur? Ini masih Bang Dur yang meliput kan?” tanya mereka. Selalu begitu. Tiap hari. Seakan tak percaya wartawan yang menuliskannya tinggal di rumah panti bersama mereka. Sejak awal datang ke kota ini, aku mencari panti asuhan. Tak jauh dari kantor “Metro Kriminal”. Ustad Samsu yang memberi tahu tentang Panti Asuhan Abulyatama ini.

Saya serahkan koran pada Rido. Anak paling tua di antara anak-anak panti lain. Dia yang membacakan untuk adik-diknya.

“Do, kepiting yang abang bawa malam tadi sudah dipanaskan?”

BACA JUGA: Catatan Makcomblang

“Sudah, Bang…”

“Buat makan siang, ya..”

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

“Iya, Bang….” Kata Rido.

Bu Yani, pengurus panti memintaku bicara soal sewa panti yang habis bulan depan dan harus diperpanjang. Pengurus belum punya uang cukup. Bu Yani penggagas dan pendiri panti ini. Mungkin karena dia tak pernah punya anak. Suami pertamanyi meninggal, suami keduanyi meninggalkannyi karena tak punya anak. Dia masih kerabat Ustad Samsu.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.