Rabu, 8 Juli 2026, pukul : 15:03 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (1)

Alon Masz Eh

Tes kemampuan dasar : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris (yang pinter borong nilai tinggi) Tes kemampuan akademik : Biologi, fisika, kimia (susah dan tipe Rani yang menguasai) Strategi yg umum : habisi matematika, bhs indonesia, bhs inggris, ga perlu kerjain banyak2 biologi, fisika, kimia. Lulus tes pasti, kuliah pertanian seadanya, lulus jadi bankir Strategi Rani : ahli di biologi, kemungkinan ancur2an di matematika, lulus tes susah. Tapi begitu lulus, krn kuat dasar biologinya… Sukses kuliah, Sukses jd peneliti. Jadi sebenarnya kita mempersulit bakat-bakat hebat untuk lulus tes sesuai keahlian…

Rihlatul Ulfa

Kamu tahu salah satu paling berbahaya menjadi manusia itu seperti apa? Manusia yg masih punya rasa takut, bahkan takut yg tidak beralaskan. Menjadi kuat karena sama-sama di emban. Walaupun itu kesalahan yg fatal. Maka orang-orang di negeri kita harus menghilangkan sedikit demi sedikit rasa ‘tidak enakkan’ awalnya tidak enakkan terhadap kolega dan berakhir keluarga yg menjadi korbannya.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka

Johannes Kitono

Bravo Rani, mahasiswi yang ulet biarpun beberapa kali gagal di ujian masuk. Dan kualitas mahasiswi begini lebih bermanfaat daripada yang IP nya tinggi tinggi tapi tidak konsisten. Dulu TIR udang di Lampung memerlukan 300 tenaga S1 atau D3 untuk membina puluhan ribu Petambak Plasma. Banyak calon khususnya dari alumni Univ Entah Beratah melamar dengan IP yang tinggi. Setelah diterima dan uji coba 1 crop di tambak sekitar 4 bulan. Banyak yang gagal dan mengundurkan diri. Yang lolos adalah yang sudah teruji. Bisa membina Petambak dengan kinerja tinggi. Setelah pensiunpun masih tetap produktif menjadi konsultan tambak mandiri. Kultur jaringan Porang punya masa depan di Indonesia yang populasinya tinggi ( 270 juta ). Pemerintah perlu promosi makanan olahan porang seperti Konyaku. Pangan rakyat jangan hanya tergantung beras dan gandum saja. Khusus untuk kultur jaringan bawang putih yang Agroklimatnya 600 – 1200 DPL memang perlu lebih keras lagi. Biarpun tetap bisa tumbuh didataran rendah tapi hasil panennya pasti beda. Kecuali bisa silangkan DNA nya dengan Wasabi/ horse radish. Apakah itu masuk kategori GMO, Anda pasti lebih tahu.

BACA JUGA  Kamu Bahagia, Narsisis Terluka
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.