SIDOARJO-KEMPAKAN: Deltras Sidoarjo dijadwalkan menjamu Putra Delta Sidoarjo (PDS), dalam pertandingan pekan kedua Kompetisi Liga 2 Fase Grup Timur, Stadion Delta Sidoarjo, Senin (5/9/2022) pukul 15.15 WIB.
Kedua tim memiliki persamaan yang perlu diperhatikan pada ajang tersebut. Selain berstatus sebagai tim promosi dari Liga 3, PDS dan Deltras juga sama sama meraih kemenangan pada pekan pertama melawan PSBS Biak dan Persewar Waropen.
Kendati demikian, Pelatih Deltras Ibnu Grahan, dalam konferensi pers pra laga, Minggu (4/9/2022), memuji kualitas tim tamu jelang laga yang bertajuk Derby Sidoarjo itu.
“Putra Delta Sidoarjo adalah tim yang solid. Bagi kami, ini seperti reuni dalam sebuah pertandingan besok. Namun karena bermain di kandang, jadi Deltras wajib menang,” ujar Ibnu.
Ibnu mengungkapkan, dari jumlah 31 pemain yang ia miliki, tercatat satu pemain telah mengantongi kartu merah Marcel. Kemudian kondisi dua anak asuhnya juga mengalami sakit dan cidera.
” 3 pemain tidak siap bermain. Meski begitu, 28 pemain kami siap untuk bertanding besok sore. Semua sudah dalam kondisi siap bertanding dan fit,” bebernya.
“Pertandingan pertama sangat memotivasi kami. Artinya kami besok bisa tampil lepas. Kami juga siapkan pengganti pemain. Jadi siapa nanti yang fit serta siap bertanding, maka akan kami turunkan,” tegasnya.
Menurut Ibnu, banyak pemain tambahan yang masuk di Kompetisi Liga 2, tak terkecuali PDS yang memiliki pemain berpengalaman dan jebolan Liga 1. Mulai Ferry Aman Saragih, Indra Setiawan, Zaenal Haq, Rendra Teddy dan Jeki Arisandi, Derry, dan Putut Wijanarko.
“Jam terbang mereka tinggi. Tetapi di sepak bola ada kemampuan fisik dan taktikal. Kemampuan fisik kami sangat bagus. Mudah mudahan memberikan dampak luar biasa mengalahkan PDS,” ucapnya.
Gelandang Serang Deltras Muhammad Afrizan, menambahkan, mudah mudahan suporter bisa datang ke stadion dan memberikan dukungan kepada The Lobster -julukan Deltras-.
“Alhamdulillah semua pemain kondisinya prima dan kompak. Laga besok kami siap memenangkan pertandingan. Bagi kami setiap pertandingan adalah laga final. Jadi kami harus menang, apalagi sebagai tuan rumah wajib tiga poin. Dari pemain pastinya bekerja keras,” tutupnya.
Sementara itu, bagi Prajurit Candi Pari – julukan PDS- pertandingan ini telah lama dinantikan oleh para pemain.
Pelatih PDS Didik Ludianto menerangkan, beberapa hal yang berkaitan dengan teknis sudah dia siapkan. Hanya saja ada kendala sedikit beberapa pemain belum bisa ditampilkan karena masalah kebugaran.
“Meski begitu besok bisa dimainkan. Semua sudah kami pelajari mulai dari analisis video permainan lawan, tinggal besok wajib main maksimal,” bebernya.
Lebih lanjut Didik meyakinkan pemain, siapapun lawannya wajib ngotot selama 2×45 menit, karena yang memenangkan pertandingan bukan nama besar, melainkan semangat yang berkobar.
“Main dimanapun tidak masalah. Kalau punya semangat yang bagus bisa mencuri poin. Saya sudah pesankan kepada pemain harus sesuai dengan instruksi ketika di lapangan,” tuturnya.

“Yang jelas antara pemain berpengalaman dengan pemain debutan sudah kami koordinasikan. Siapapun pemain yang dipasang, harus siap. Semoga pertandingan besok, kami bisa mencuri poin,” tegasnya.
Sementara Striker Husnudzhon, menyatakan, kualitas semua tim di Liga 2 kemampuannya merata dan bertekad tampil impresif di setiap laga.
“Jadi kami tidak menganggap remeh semua tim. Saya selaku perwakilan pemain siap berlaga dan meraih tiga poin,” pungkasnya.(Ambari Taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi