Seorang rektor dan sebagai professor, Karomani sudah hidup lebih dari cukup. Karena sebagai professor masih mendapatkan tunjangan negara sampai usia tua.
Lalu apa motivasi rektor koruptor ini? Perlu penyelidikan serius. Bisa jadi karena rektor ini korban projek Revolusi Mental ?
Jokowi membawa ide, semangat dan api “Revolusi Mental” ketika kampanye menjadi presiden. Menurut situs pemerintah, “Revolusi Mental” adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala nyala” (Kominfo.go.id)
“Revolusi Mental” Jokowi ditandai dengan prinsip integritas, etos kerja dan gotong royong.” (situs Kemendikbud). Pemerintah mengalokasikan biaya untuk ide ini terwujud, khususnya dalam pelatihan pelatihan dan pendidikan (Diklat) yang diberikan kepada aparatur negara.
PTDH Sambo dan 0TT Rektor Unila lantaran perbuatan dan tindakan yang menjijikkan ini menunjukkan kegagalan Revolusi Mental di lingkup aparatur penegak hukum dan dunia pendidikan.
Ini memang baru sebuah indikator. Namun, indikator ini sangat penting mengingat keterlibatan seorang Pati Polri dan Rektor pimpinan universitas perguruan tinggi negeri dengan model tindak kejahatan ala penjahat mafia dan korupsi yang biadab.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi