Maka saat ditawari untuk jadi Dubes sebagai pelipur lara, Hoegeng menolak. Masa itu, pejabat – pejabat yang bersalah memang kebanyakan ” dibuang”, dijadikan Dubes. Kalau dia menerima jabatan Dubes berarti dia di posisi orang bersalah, padahal dia tidak bersalah.
Masalah yang dihadapi Polri perlu penanganan mendasar dan konseptual. Kebutuhannya reformasi total. Tidak bisa cara – cara biasa seperti dalam pikiran dan pandangan yang muncul dalam RDP kemarin.
BACA JUGA: Glembuk Jokowi vs Emak Banteng
Kapolri pun mungkin jengah sendiri dipuja – puji sedemikian rupa. Memangnya Kapolri melawan musuh asing? Kapolri perlu bekal penting untuk melawan dirinya dan orang -orang di lingkungannya sendiri. Mengikuti pandangan- pandangan di RDP sampai kapan pun masalah Polri tidak akan selesai. Pikiran-pikiran yang terlontar hanya mendorong Kapolri mengusung batu ke gunung, seperti perjuangan Sisyphus dalam mitologi Yunani.
Kasihan Kapolri. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi