Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 04:04 WIB
Surabaya
--°C

Puja Puji Anggota Komisi III DPR-RI kepada Kapolri, Asli atau Sandiwara?

RDP dengan Kapolri sangat berbeda ‘tune’-nya dengan saat Komisi III DPR RI berhadapan dengan Mahfud MD. Sangat boleh jadi, sambung Bivitri, seperti dikutip banyak media pers, sebab 82 persen anggota DPR merupakan bagian dari koalisi pemerintah.

Sehingga tidak dapat dielakkan ‘rumor’ yang menyebutkan adanya simbiosis mutualisme atau relasi saling menguntungkan antara Komisi III DPR dan institusi-institusi penegak hukum.

“Kita yang harus punya wawasan di belakang kepala kita untuk membaca apa yang terjadi hari ini maupun kemarin,” tambah Bivitri.

BACA JUGA: PWI Tolak Usulan Tunjangan Pemerintah untuk Wartawan; Tetapkan Dhimam Abror sebagai Anggota Dewan Kehormatan

Komisi III memang seakan menutup mata dalam RDP kemarin. Ini bukan semata soal Sambo melainkan soal kultur kekuasaan yang amat mengerikan. Kasus Duren Tiga hanya dampak atau by product dari kultur kekuasaan itu. Sudah mengakar lama.

BACA JUGA  Soroti Demonstrasi ASN dan PPPK di Tidore, Gerakan Rakyat Kritik Kebijakan Pemotongan TKD

Di masa Kapolri Hoegeng di awal 70 an yang terkenal jujur pun, polisi korup sudah merajalela. Sudah terang- terangan melindungi penyelundupan mobil mewah oleh Robby Tjahjadi. Ingat, masa itu lebih setengah abad lalu : Hoegeng dicopot sebagai Kapolri. Hoegeng jatuh karena kasus itu. Dia tidak terlibat, tetapi kejahatan itu terjadi di masa dia berkuasa sebagai Kapolri. Presiden menganggap dia ikut bertanggung jawab. Hoegeng tentu saja sedih memikul resiko akibat perbuatan yang tidak dilakukannya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.