JAKARTA–KEMPALAN: Laju dukungan Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) coba dihalangi oleh potongan video jadul tahun 2018 yang konteksnya adalah pilpres 2019 ketika Prabowo Subianto maju sebagai capres. Koordinator Presidium Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies), La Ode Basir angkat suara soal video Anies Baswedan tak akan maju pemilihan presiden (Pilpres) ketika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto maju.
“Tentang majunya beliau apakah menutupi langkah Pak Anies atau niatan Pak Anies, menyurutkan para simpatisan Pak Anies, tentu tidak sama sekali, mengapa, memang saat ini beredar banyak video terkait komitmen moral Pak Anies terhadap Pak Prabowo, konteksnya video itu adalah Pak Anies menyatakan pada tahun 2018 terkait dengan Pilpres di tahun 2019,” kata La Ode kepada wartawan di Jakarta, Jumat 19 Agustus 2022.
Dikatakan La Ode, peryataan Anies untuk tidak maju saat itu merupakan bentuk penghormatan Anies kepada Prabowo Subianto yang secara langsung mendukung Anies-Sandi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
“Komitmen itu lahir dari kesadaran moral Pak Anies karena Gerindra adalah Partai yang mengusung Pak Anies bersama PKS ketika di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 pasangan Anies sandi, Pak Anies kemudian punya komitmen moral untuk tidak maju di pilpres tahun 2019, dan itu sudah dibuktikan oleh Bapak Anies Rasyid Baswedan,” ujarnya.
Lebih lanjut, sambung dia, komitmen untuk tetap menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Sandiaga Uno kala itu telah dibuktikan dengan beragam prestasi yang diraih Pemprov DKI Jakarta baik skala nasional dan internasional.
“Hasilnya bisa kita lihat selama mau 5 tahun kepemimpinan Pak Anies di Jakarta, pembangunan di Jakarta berjalan dengan baik, pembangunan fisik, kebijakan-kebijakan pembangunan non fisik juga semua menghasilkan prestasi, ketiga, hasil dari dua poin tadi baik kebijakan kemudian pembangunan fisik Jakarta banyak memperoleh banyak penghargaan lembaga lembaga independen,” ucapnya.
Atas capaian dan komitmen yang telah dituntaskan Anies Baswedan, pihaknya, lanjut La Ode akan terus mendukung orang nomor satu di DKI Jakarta untuk maju sebagai Capres pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang.
“Video yang banyak bermunculan itu, konteksnya tidak sesuai lagi, konteksnya Pilpres 2019, saat ini kita menghadapi Pilpres 2024. Artinya gugur video-video itu yang beredar dan kita hari ini menghadapi Pilpres 2024, marilah semua anak-anak bangsa yang semua didukung kita persilahkan maju, termasuk bapak Anies Rasyid Baswedan, bapak Prabowo, saya sebagai loyalis Bapak Anies Rasyid Baswedan sejak di Pilkada DKI Jakarta selalu mendukung dan tidak terhalang sama sekali dengan pernyataan di tahun 2018, karena itu sudah kadaluwarsa,” tandasnya.(kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi