SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengungkapkan penyebab kegagalan anak asuhnya meraih kemenangan saat melawan Madura United.
Pelatih berusia 52 tahun itu mengatakan bahwa kesalahan antisipasi bola mati menyebabkan Bajul Ijo gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Persebaya menghadapi Madura United pada laga lanjutan pekan keempat Liga 1 musim 2022-2023. Laga tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada hari Minggu (14/8) malam WIB.
BACA JUGA: Dipermalukan Persipa Pati 1-2, Menejemen Deltras Berdalih Ini Belum Kompetisi Sesungguhnya
Setelah pertandingan, pelatih Persebaya, Aji Santoso menyesalkan karena anak asuhnya malah gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir laga.
“Pertandingan berjalan sangat menarik, terutama di babak kedua kami benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Tetapi, kami dihukum dengan (gol) di menit-menit akhir.” kata Aji.
“Saya tidak habis pikir, tapi tentunya semua yang menonton tahu lah, terutama teman-teman suporter yang datang ke stadion.” tambah pelatih asal Malang itu.
BACA JUGA: Gol Cleberson Pupuskan Kemenangan Persebaya di Menit Akhir
Aji juga menyesali bahwa Persebaya kembali kebobolan lewat skema bola mati. Padahal pelatih berusia 52 tahun itu sudah berusaha memperbaiki antisipasi bola mati anak asuhnya di sesi latihan.
“Sudah saya antisipasi, tapi bagaimana di lapangan bisa terjadi lagi.” kata pelatih kepala Persebaya Surabaya itu.
Aji juga menyoroti penampilan penjaga gawang Persebaya Andhika Ramadhani yang dia nilai terlambat melakukan antisipasi. Menurut Aji gol Madura United seharusnya bisa dicegah jika Andhika tidak terlambat keluar.
“Saya tadi menyayangkan seharusnya mungkin penjaga gawang tadi menit-menit akhir keluar. Kan dia pakai tangan dan golnya di kotak kecil 6 meter kan.” tambah Aji.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi