Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 18:05 WIB
Surabaya
--°C

LPEI Kolaborasi dengan Ditjen Beacukai sebagai Upaya Dorong UMKM Masuk Pasar Ekspor

JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), mengupayakan untuk mendorong UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah agar dapat menembus pasar ekspor. Hal tersebut dilakukan oleh LPEI dengan menggandeng Direktorat Jenderal Bea Cukai Menteri Keuangan.

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, atas hal tersebut mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan perbaikan program sinergi dalam membantu UMKM. Sri Mulyani mengatakan bahwa jika pasar UMKM masuk luar negeri, DJBC akan membantu hingga ekspor dan ditambah dengan dukungan LPEI.

“Inilah yang disebut kolaborasi, karena UMKM perlu dibantu disemua front, jangan dibebani tapi dibantu,” pungkas Sri Mulyani, Sabtu (13/8/2022).

Sri Mulyani menyatakan bahwa adanya kolaborasi antarjajaran, kementrian, atau lembaga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan UMKM. Selain itu, adanya dukungan terhadap UMKM dapat membantu Indonesia untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Sebagai special mission vehicle oleh Kementrian Keuangan, LPEI juga turun memberikan peran dalam kegiatan UMKM Week 2022 yang diselenggarakan oleh DJBC. LPEI ikut partisipasi melalui talkshow dan juga pameran yang menampilkan produk mitra binaannya.

LPEI juga turut berpartisipasi dalam agenda #KemenkeuSatu lainnya pada kegiatan Road to Mofest 2022: Bali pada 11 Agustus 2022.

R. Gerald, Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, mengatakan bahwa LPEI memberikan dukungan berupa layanan nonfinansial dan finansial untuk pelaku UMKM yang berorientasi ekspor. LPEI memiliki fasilitas jasa konsultasi, penjaminan, asuransi, dan pembiayaan.

“LPEI memiliki fasilitas pembiayaan, penjaminan, asuransi dan jasa konsultasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha berorientasi ekspor. Khusus untuk layanan non finansial, kami dapat memberikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan atau CPNE, marketing handholding program dan desa devisa,” pungkas Gerald.

Selain itu, fasilitas yang diberikan adalah program pelatihan dan pendampingan untuk pelaku usaha berorientasi ekspor dalam satu tahun atau disebut sebagai Coaching Program for New Exporter (CPNE). LPEI hingga Juni 2022 berhasil memberikan pelatihan kepada lebih dari 2.700 pelaku UMKM dan berhasil menghasilkan eksportir baru sebanyak 120.

Program unggulan yang dimiliki oleh LPEI adalah percepatan ekspor untuk membuka akses pasar ekspor bagi produk UKM mitra binaan LPEI atau disebut sebagai Marketing Handholding Program (business matching). (Medcom/Kontan/Infobank, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.