JAKARTA–KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi ke Kampung Susun Bayam, di Jalan R. E. Martadinata, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 9 Agustus 2022.
Berdasarkan unggahan story di Instagramnya, Anies yang mengenakan batik lengan panjang, celana hitam, dan atribut alat pelindung diri (APD) berompi hijau dan helm putih ini melihat langsung proses pembangunan Kampung Susun Bayam.
Kunjungan Anies didampingi oleh perwakilan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pelaksana pembangunan Kampung Susun Bayam.
Terlihat Anies berjalan saat memantau keliling proyek bangunan yang bersebelahan dengan Jakarta International Stadium (JIS). Para pekerja sedang sibuk mengerjakan bagiannya. Selain itu telah terlihat empat bangunan yang sudah berdiri, meskipun masih dalam penyelesaian.
Anies pun tampak melihat langsung ke dalam salah satu bangunan Rusun Kampung Susun Bayam yang sudah jadi. Dia memasuki ruangan dalam gedung itu. Ruangan itu terlihat cukup luas. Pipa-pipa sudah terpasang rapi di atap langit-langit Kampung Susun Bayam.
Anies menanyakan kepada pihak Jakpro mengenai ketinggian dinding di salah satu bangunan Kampung Susun Bayam. “Tinggi dinding ini di semua unit tingginya segini atau agak ke atas?” tanya Anies. “Enggak, setengah pak,” jawab perwakilan Jakpro.
Lalu Anies memberikan kesan dan pesan usai melakukan inspeksi.
Sebelumnya, Anies melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayam untuk warga Kampung Bayam, dekat Jakarta International Stadium (JIS). Warga Kampung Bayam menyambut Anies, Jakarta Utara, Sabtu, 7 Mei 2022 lalu.
Menurutnya, pembangunan ini sebagai janjinya kepada warga Kampung Bayam. Selain itu, kata Anies, masyarakat yang dulu sebagai petani akan diberi juga fasilitas pertanian.
“Janji kami kepada mereka ketika nanti dibangun kembali permukiman, maka mereka selama ini berprofesi sebagai petani, tetap bisa berkegiatan pertanian dan itu disiapkan rancangannya, disiapkan lahannya,” tuturnya.
Desain Kampung Susun Bayam mengusung konsep Mezzanine. Pemerintah DKI bakal membangun fasilitas pendukung antara lain unit usaha warga, koperasi dan gudang, musala, tempat wudu, taman kanak-kanak dan perpustakaan, aula serbaguna, toilet umum, serta ramp difabel.
Total terdapat 138 unit yang terdiri dari 135 unit umum dan tiga unit khusus difabel. Satu unit seluas 36 meter persegi berisikan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang keluarga, balkon, dan tempat menjemur pakaian. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi