SURABAYA-KEMPALAN: Persita Tangerang gagal meneruskan tren positif di laga perdana Liga 1 musim 2022-2023.
Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu gagal meraih kemenangan di pekan kedua Liga 1 usai ditekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-0.
Laga antara Persita Tangerang melawan Persebaya tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (⅛) malam WIB.
Persita kalah tanpa bisa membalas dua gol Persebaya yang dicetak oleh Sho Yamamoto di menit ke-23 dan Rizki Ridho di menit ke-57.
Setelah pertandingan, pelatih Persita Tangerang, Angel Alfredo Vera berkata bahwa timnya sebenarnya bermain cukup bagus. Namun, anak asuhnya membuat beberapa kesalahan yang memberi peluang lawan untuk mencetak gol.
”Babak pertama, kami ada beberapa kesalahan sendiri yang bikin Persebaya bisa gol duluan.” kata Alfredo Vera dalam sesi jumpa pers usai laga, Senin (1/8) malam.
Tak hanya tertinggal, posisi Persita juga dipersulit usai Agustin Cattaneo mendapat kartu merah. Bek asal Argentina itu diusir wasit setelah melakukan pelanggaran kepada Arif Catur Pamungkas di menit ke-33.
Kendati demikian, Alfredo tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan. Apalagi, para pemain Persita tetap tampil dengan semangat tinggi meski kalah jumlah.
”Dengan permainan penuh semangat, saya apresiasi dan tetap senang dengan apa yang mereka lakukan di lapangan.” tambah pelatih berusia 49 tahun itu.
Alfredo juga membantah bahwa kekalahan anak asuhnya disebabkan karena tekanan dari pendukung Persebaya, Bonek Mania.
Pelatih berkebangsaan Argentina itu berpendapat bahwa kekalahan Persita disebabkan oleh kurang akuratnya para pemain dalam menyelesaikan peluang sehingga banyak peluang yang gagal dimaksimalkan.
”Saya pikir tidak, cuma kurang akurasi, kurang tenang mungkin kurang sampai kotak penalti. Ada satu bola awal yang kami punya, bisa jadi gol.” tutup pelatih Persita Tangerang itu.
(Kompas, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi