Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 09:41 WIB
Surabaya
--°C

Dewan Pers ”Cabut” Pernyataan soal Sumber Resmi Kasus Brigadir J, Pengacara Putri Sambo Konsultasi ke Dewan Pers

JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Yadi H. Hendriana Selasa (19/7) mengirimi pernyataan ralat dan menarik kembali pernyataannya mengenai anjuran pemakaian sumber berita resmi dalam liputan kasus Brigadir Y.

Pernyataan itu menimbulkan kontroversi dan mendapat tanggapan dari beberapa kalangan, termasuk dari Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang. Dalam pernyataannya Bintang mendorong jurnalis untuk melakukan investigasi alih-alih mengandalkan sumber resmi dari kepolisian.

Dalam statemen terbaru Yadi mengatakan bahwa apa yang disampaikan adalah selip lidah atau slip of the tongue.

Berikut pernyataan lengkap Yadi:

Setelah saya memutar ulang rekaman konferensi pers Dewan Pers dengan pengacara Ibu Freddy Sambo di Gedung Dewan Pers pada Jum’at 1 Juli 2022 terkait kasus “Polisi Tembak Polisi”, saya menyadari ada kesalahan menjawab pertanyaan  dengan pernyataan saya yang mengungkapkan harus sumber resmi.

Pernyataan saya mengenai Dewan Pers imbau wartawan hanya menyiarkan dari sumber resmi yang kemudian dimuat berbagai  media sebagai sumber kepolisian  adalah salah ucap atau “slip of the tongue”.

Adapan maksud dari ucapan saya adalah sumber yang dapat dipertanggungjawabkan atau kredibel. Saya sudah sampaikan juga substansi imbauan dewan pers sudah dibacakan sebelum sesi tanya jawab. Atas kesalahan itu, saya menarik kembali ucapan terdahulu dan mohon maaf telah menimbulkan polemik.

Hal ini sejalan dengan press rilis dari Dewan Pers yang dikeluarkan setelah konferensi pers dan juga mengutip kalimat saya secara betul.

Pengacara Istri Sambo Konsultasi ke Dewan Pers

Sementara itu tim pengacara Arman Haris dan rekan menyambangi Dewan Pers. Mereka melakukan konsultasi sehubungan dengan pemberitaan yang terkait dengan kasus meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Kami minta masukan dan arahan Dewan Pers sehubungan dengan pemberitaan kasus tersebut yang kian melebar ke mana-mana. Kami tidak memprotes isi berita. Kami hanya berkonsultasi dan memohon pada rekan-rekan media agar opini pers tidak malah berkembang ke mana-mana,” kata Arman yang menjadi pengacara istri Irjen Ferdy Sambo, Jumat (15/7) di Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Ketika ditanya berita apa yang membuat tim pengacara dan keluarga keberatan, Arman tidak bisa menyebut satu per satu. Dia hanya mengimbau agar pers juga memiliki empati.

Dalam konsultasi itu tim pengacara istri Ferdy Sambo diterima oleh beberapa anggota Dewan Pers. Mereka antara lain Yadi H Hendriana (ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers), Totok Suryanto (ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga), Ninik Rahayu (ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi), serta Asmono Wikan (ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi). Hadir pula beberapa tenaga ahli Dewan Pers.

Arman menambahkan supaya pers juga memiliki empati terhadap korban dan keluarganya. Pers juga diminta untuk mematuhi Kode Etik Jurnalistik dalam pemberitaan. Termasuk, kata dia, tidak menyebut nama korban kejahatan susila.

Pada kesempatan itu, Yadi menjelaskan bahwa isu terbunuhnya polisi di rumah dinas perwira tinggi kepolisian itu amat seksi atau banyak menarik perhatian publik. “Adalah tugas pers untuk memberitakan hal ini. Akan tetapi, jangan sampai muncul pemberitaan yang sifatnya menghakimi. Pers harus tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” tutur Yadi.

Dia mengingatkan, pers harus menghindari sumber-sumber yang tidak berkompeten dalam kasus ini. Apalagi informasi yang bersifat spekulatif, ujarnya, itu harus juga dijauhi dalam pemberitaan.
Yadi meminta pula hak-hak privasi korban dihormati oleh pers dalam pemberitaan kasus ini.

“Berita yang memberi implikasi positif bagi public sebaiknya dikedepankan,” kata Yadi. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.