Senin, 11 Mei 2026, pukul : 22:15 WIB
Surabaya
--°C

Elena Rybakina dan Tamparan Keras Bagi Anti-Rusia

LONDON-KEMPALAN: Elena Rybakina sudah bisa membuat penyelenggara turnamen tenis Grand Slam Wimbledon kehilangan muka. Apalagi dengan keputusannya yang melarang petenis dari Rusia dan Belarus bertarung di ajang tersebut.

Dalam laga final yang berlangsung di All England Lawn Tennis and Conquet Club, Wimbledon, Sabtu malam WIB (9/7), Rybakina berhasil comeback dengan mempecundangi petenis Tunisia Ons Jabeur 3-6, 6-2, 6-2.

BACA JUGA: Rekor Tak Terkalahkan Swiatek Berakhir di Wimbledon

Rybakina pun jadi petenis Kazakhstan pertama yang mampu memenangi gelar juara dalam ajang tersebut. Yang lebih menampar pihak penyelenggara Wimbledon, Rybakina merupakan petenis kelahiran Moskow, Rusia, 23 tahun yang lalu.

Rybakina memang telah beralih kewarganegaraan menjadi Kazakhstan pada tiga tahun yang lalu. Akan tetapi, kedua orang tuanya sampai saat ini masih tinggal di Moskow.

’’Aku tidak berharap masalah ini dikaitkan dengan masalah politik. Namun, dia memang petenis dari Rusia, kedua orang tuanya bahkan juga masih tinggal di Moskow (ibukota Rusia),’’ ungkap ikon tenis John McEnroe kepada BBC Sport.

BACA JUGA: IOC Desak Wimbledon Sudahi Larangan Bagi Petenis Rusia-Belarus

Media-media Rusia pun menuliskan judul senada dalam halaman depannya. ’’Petenis kelahiran Rusia yang mengguncang Wimbledon,’’ tulis salah satu media Rusia. Meski begitu Rybakina tak mau disebut petenis Rusia. Dia hanya mau disebut petenis Kazakhstan.

’’Ini (gelar juara Wimbledon) sangat spesial karena aku benar-benar sangat gugup sebelum laga dimulai dan sepanjang jalannya laga, dan aku bahagia bahwa itu semua sudah berakhir sekarang ini,’’ beber Rybakina yang sempat hampir jadi atlet senam Rusia itu.

Rybakina jadi petenis wanita pertama yang mampu mencapai babak final dari putaran pertama setelah Amelie Mauresmo pada edisi 2006. ’’Aku tidak pernah membayangkan bisa seperti ini,’’ sambung Rybakina.

Tak hanya itu. Sejak Petra Kvitova yang memenangi edisi 2011, Rybakina pun jadi petenis juara turnamen tenis Wimbledon termuda. Rybakina pun jadi petenis juara Wimbledon dengan posisi peringkat terendah.

Sampai sekarang ini, rekor itu pun masih dipegang oleh Venus Williams yang merengkuh gelar juara dengan modal peringkat ke-31. Sedangkan Rybakina mengawali turnamen ini dengan berada di posisi ke-23. (Reuters, Firstsportz, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.