Sabtu, 11 Juli 2026, pukul : 22:38 WIB
Surabaya
--°C

Doni Monardo: Inalum Utang Budi kepada Danau Toba

Yang tak kalah menarik adalah testimoni dari salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam Rakor Penyelamatan Danau Toba. Dia adalah Mayjen TNI Purn Haposan Silalahi. Dalam usia yang menginjak 85 tahun, ia masih terlihat sehat dan aktif. Malam sebelum Rakor, Haposan bahkan sempat berbincang panjang dengan Doni Monardo, yuniornya di TNI-AD.

Haposan mengisahkan ihwal keberadaan Danau Toba yang sangat sentral bagi masyarakat Tapanuli. Apa daya, dari tahun ke tahun, ia menyaksikan penurunan kualitas danau. “Dulu, pantai Danau Toba ada persis di depan rumah. Saat ini sudah maju lima meter. Itu artinya debit air turun. Bukan hanya itu, dulu di pantai Toba juga banyak bebatuan yang bersih, tapi sekarang batu-batuan itu tampak berlumut, indikasi adanya pencemaran akut,” katanya.

BACA JUGA  Ratusan Akun Pelaku Usaha Dibekukan Sepihak, Gerakan Rakyat Desak Regulasi Perlindungan UMKM

BACA JUGA: Bos Kapal Api Dulu Disebut ‘Arek Sempel

Saat ini muka air Danau Toba sudah di angka 903 mdpl. Harusnya di angka ideal 905 mdpl, dan akan lebih bagus lagi jika bisa mencapai 906 mdpl. Haposan menyebutkan, kekurangan ketinggian muka air dua meter itu bukanlah angka yang kecil, mengingat panjang danau Toba yang sekitar 100 km dan lebar danau yang sekitar 30 km.

Haposan juga mengenang saat-saat Danau Toba masih menjadi primadona rakyat yang hidup di sekitarnya. Ikan-ikan yang ada di Danau Toba juga menjadi kebanggan. Dan saat ini banyak yang sudah punah.

“Ada satu yang sangat saya sesalkan, yakni punahnya gurapang, atau kepiting danau. Saya biasa makan kepiting itu, lezat dan bergizi tinggi. Kalau kita berenang di danau, bisa melihat kepiting bercorak warna-warni itu di tepi pantai,” kenang Haposan Silalahi.

BACA JUGA  GREEN FORCE PERSEBAYA 2026-2027

“Saya berharap Satgas Penyelamatan Danau Toba bisa mengembalikan Danau Toba seperti zaman saya kecil dulu,” ujar Haposan.

Usai Rakor Penyelamatan Danau Toba, Doni Monardo beserta para bupati, Sekda Prov Sumut, Dandim, Kapolres Karo meluncur ke bukit Gajah Bobok untuk melakukan penanaman pohon macadamia Australia (macadamia integrifolia) di lokasi lahan gundul.(*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.