Australia begitu geram pada Tiongkok. Tiongkok membalasnya: tidak mau lagi membeli batu bara Australia yang begitu istimewa. Sudah lebih setahun perang dingin itu. Belum juga terlihat fajarnya.
Atau menunggu langkah Presiden Joe Biden saja. Yang terpaksa akan bertemu Putra Mahkota Saudi Arabia, MbS –Mohamad Bin Salman. Dalam waktu dekat. Agar Saudi mau meningkatkan produksi minyak dan gasnya.
Perbuatan yang paling hina itu pun akan dilakukan Biden –bertemu MbS yang tahun lalu ia kenakan sanksi. Biden menganggap MbS sebagai dalang pembunuhan wartawan opini Washington Post Gamal Kashogi. Di Istanbul, Turki, dua tahun lalu.
BACA JUGA: Tangis Mama
Atau tiba-tiba Putin mencium kaki Presiden Ukraina Zelenskyy. Demi harga energi –termasuk batu bara. Itu juga tidak mungkin.
Green energi ternyata belum bisa berbuat banyak. Sangat memprihatinkan.
Tapi itu menyenangkan Adaro, KPC dan BYAN. Terutama pemegang saham mereka. Juga pemerintah Indonesia –yang ikut mendapat durian runtuh dari situ.
Durian runtuh memang menyenangkan –sayangnya sebagian justru menjatuhi kepala rakyat Indonesia yang lagi tidak beruntung. (*)
Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Haji Aseng
mzarifin umarzain
CHAJJI DJIE TJIN SENG, semoga berchajji mabruur. barangkali juga beliau seorang WALI ALLOOH. Yg suka laksanakan yg wajib & yg sunnah. yg suka bagi informasi yg bermanfaat juga berpahala besar. melihat dg mata Allooh, mendengar dg telinga Allooh, berkata dg mulut Allooh. bertaqwa dg benar= ikut asuransi jaminan sukses dunia aakhirot.
Achmad Karni

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi