Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 01:54 WIB
Surabaya
--°C

Cinta Maut di Tangerang dan Teori PDA

Fachrul – Bayu berhadapan muka. Fachrul sudah menyiapkan sebotol sprai cleaner. Tanpa dialog. Langsung, sprai disemprotkan ke wajah Bayu.

Bayu kaget, kena semprot mata. Ia membekap wajah sambil menunduk.

Fachrul mengeluarkan palu besi dari tasnya. Dipukulkan ke kepala Bayu. Tiga kali. prak… prak.. prak… Kena ubun-ubun, tengkorak belakang dua kali. Bayu ambruk kelojotan di lantai.

Setelah tubuh Bayu tak bergerak, Fachrul menyeret tubuh Bayu keluar rumah. Diseret sampai semak-semak di pinggir jalan tol Tangerang-Merak. Tepatnya, di dekat Gerbang Tol Karang Tengah.

Dari penjelasan polisi ini, berarti rumah sebagai TKP tak jauh dari semak-semak. Juga, tidak ada tetangga yang melihat penyeretan tersebut.

BACA JUGA  Ketika Jejaring Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

Lalu, Fachrul kabur membawa motor Bayu, juga mengambil HP Bayu. Tampak seperti perampokan.

Kapolres Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho kepada pers mengatakan, Fachrul ternyata balik ke TKP lagi, beberapa menit kemudian. Ia mendatangi tubuh Bayu di semak-semak.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.