Sabtu, 18 April 2026, pukul : 19:20 WIB
Surabaya
--°C

Cinta Maut di Tangerang dan Teori PDA

KEMPALAN: Cinta segi tiga makan korban di Tangerang. Bayu Samudra (19) dibunuh Fachrul Ramadhan (21). Berebut cinta Dea Febriani (18). Mirisnya, wajah mayat Bayu dicacah cutter oleh Fachrul, upaya hapus identitas.

***

FACHRUL dan Dea ditangkap polisi di rumah mereka, Kamis (2/6). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E. Zulpan kepada wartawan, Jumat (3/6) mengatakan:

“Wanita inisial D terbukti membantu pembunuhan. Mereka kami tangkap, belum 24 jam dari penemuan mayat.”

Hasil penyidikan polisi, kronologi demikian. Semula, Bayu berpacaran dengan Dea. Lalu putus. Lalu Dea pacaran dengan Fachrul. Sejak beberapa bulan lalu.

Antara Fachrul dengan Bayu tidak saling kenal. Fachrul tahu Bayu, setelah ia membuka HP Dea, di situ ada saling chat Dea-Bayu. Lantas, diakui Dea bahwa Bayu mantan pacar. Tapi Dea-Bayu sering chat.

Pemicu problem, dalam chat-chat berikutnya, terbaca Fachrul bahwa Bayu mengajak Dea hubungan seks. Kombes Zulpan: “Korban BS sering chat mengajak tersangka DF berhubungan badan. Sehingga membuat tersangka FR kesal.”

BACA JUGA: Rampas Motor di Lebak Bulus, Kajian Viktimologi

Kemudian Fachrul merencanakan tindak kekerasan terhadap Bayu.

Modusnya, Dea disuruh Fachrul menelepon Bayu, mengajak ketemu. Di Perumahan Fortune, Cileduk, Tangerang. Bayu pun oke.

Rabu, 1 Juni 2022 pagi. Dea mendatangi tempat janjian. Naik angkot. Sementara, Fachrul sudah lebih dulu berada di sekitar lokasi. Mengintai, duduk di motornya.

Begitu Dea tiba di lokasi, hampir bersamaan, Fachrul masuk rumah itu juga. Seketika, Dea keluar rumah lagi. Kabur, menggunakan motor Fachrul.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.