Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 13:07 WIB
Surabaya
--°C

Penembakan Brutal (Lagi) di Oklahoma, 4 Orang dan Pelaku Meninggal

Penembakan Tulsa-MSNBC

WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Seseorang yang membawa senapan otomatis dan pistol telah menembakan secara acak ke sebuah Rumah Sakit di Oklahoma pada Rabu (2/6) sore waktu setempat—yang kemudian membunuh 4 orang.

Insiden penembakan tersebut terjadi di Natalie Medical Building—yang merupakan Rumah Sakit Kampus St Francis.

Polisi menerima telepon langsung dari bangunan tersebut pada pukul sekitar 16.50 waktu setempat.

Petugas polisi pun langsung menuju ke tempat kejadian dalam beberapa menit—dan dikatakan polisi mendengar adanya suara tembakan dari dalam gedung.

Tidak ada petugas polisi yang terluka dalam insiden tersebut—dan pihak kepolisian sudah mulai melakukan wawancara dengan saksi yang ada.

Dalam hasilnya, saksi mengatakan bahwa ia melihat pelaku tersebut membawa satu senapan otomatis dan satu pistol—yang kemudian menembakan secara asal dan membunuh 4 orang.

BACA JUGA  AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Dilantik jadi Wakil Ketua Dewan Penggerak Masyarakat Ekonomi Syariah

Disebutkan juga oleh Wakil Kepala Polisi Tulsa yaitu Eric Dalgeish bahwa pelaku penembakan meninggal karena luka yang disebabkan dirinya sendiri.

Pada saat ini, Eric berupaya untuk mengindetifikasi sosok pelaku—dan sejauh ini baru mendapatkan informasi bahwa pelaku berumur 35-40 tahun.

Dalam menanggapi insiden tersebut, Presiden AS yaitu Joe Biden telah menawarkan bantuan kepada petugas di Tulsa.

Tidak lama sebelumnya, lebih tepatnya satu minggu lalu, terjadi juga penembakkan massal di Uvalde, Texas yang membunuh total 21 orang.

Meskipun telah sering terjadi penembakan massal, AS masih mengalami dilema besar terkait regulasi senjata karena masih mendapatkan penolakan dari pendukung Republikan dan warga di pedesaan.

BACA JUGA  Sidoarjo Raih WTP 13 Kali Beruntun: Bukti Ketatnuya Tata Kelola di Tengah Pusaran Badai OTT Jawa Timur

 

(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.