Menu

Mode Gelap

kempalanalisis · 12 Mei 2022 13:07 WIB ·

Sehari 2 Kasus: Polisi Ditombak dan Sungkem


					Kapolda Jambi Jenguk AKP Silaen yang ditusuk tombak oleh begal yang mencoba melawan ketika digerebek. (Foto: Irwansyah) Perbesar

Kapolda Jambi Jenguk AKP Silaen yang ditusuk tombak oleh begal yang mencoba melawan ketika digerebek. (Foto: Irwansyah)

KEMPALAN: Dua kejadian ini tidak terkait. Keduanya menggambarkan tugas polisi di lapangan. Sehingga masyarakat punya gambaran, beban tugas polisi. Baik fisik maupun psikis.

***

KEJADIAN pertama, Selasa, 10 Mei 2022 pukul 18.00 WIB.

Lokasi di Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi. Itu rumah penjahat Taufik Galing (32).

Galing pimpinan komplotan begal sadis di Jambi. Sudah lama buron polisi. Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Kaswandi Irwan menjelaskan, polisi mencatat Geng Galing sudah membegal di 11 lokasi.

Kombes Kaswandi: “Dari 11 TKP ada enam TKP pencurian dengan kekerasan di wilayah Polres Batanghari, dua TKP di Polresra Jambi. Masing-masing satu pencurian kekerasan (Curas). Satu pencurian pemberatan (Curat). Serta tiga TKP di Muarojambi.”

Dua orang komplotan Galing bernama Husni dan Deny, ditangkap polisi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin, 9 Mei 2022. Dari penangkapan mereka, polisi tahu rumah Galing. Maka, didatangi tim untuk ditangkap.

BACA JUGA: Kongkalikong Gorden DPR Rp43,5 Miliar

Tim dipimpin Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, AKP Johan Silaen.

Kaswandi: “Di TKP, pelaku ternyata sudah mengetahui kedatangan polisi. Dari dalam rumah ia berteriak: Silakan tangkap, saya sudah siap. Saya akan melawan. Lalu, tim mengepung rumah pelaku.”

Polisi berteriak, meminta Galing menyerah. Supaya tidak ada yang terluka. Tapi Galing tetap menyatakan, akan melawan.

Tim bertindak waspada, sebab Galing begal sadis. Tim bergerak pelan, menuju pintu depan rumah yang sedikit terbuka.

AKP Johan Silaen selaku komandan tim, berada paling depan. Semua polisi tidak menodongkan senjata api, seperti di film-film. Tidak. Tapi mereka membawa senjata api.

Polisi berharap, tidak perlu ada perlawanan dari tersangka. Dan polisi yakin, Galing tidak akan melawan, karena sudah terkepung.

Ketika jarak polisi dengan pintu rumah sudah sangat dekat, Galing muncul. Bersenjata tombak sekitar 1,5 meter. Langsung menerjang. Ujung tombak meluncur lurus..

Artikel ini telah dibaca 657 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Beda Lumur Tinja, Antara Jakarta dan New York

1 Juli 2022 - 13:41 WIB

Aksi Peduli di Hari Bhayangkara ke-76, Polsek Tanggulangin Bagi Sembako

1 Juli 2022 - 12:25 WIB

HUT Bhayangkara ke-76, Puan Harap Polri Makin Profesional dan Humanis ke Rakyat

1 Juli 2022 - 12:12 WIB

Kado Hari Bhayangkara ke-76, Kapolresta Sidoarjo Raih iNews Maker Award 2022

1 Juli 2022 - 11:26 WIB

Hari Bhayangkara Ke-76, Khofifah Ajak Jajaran Porli Perkuat Sinergi Pemulihan Ekonomi di Jatim

1 Juli 2022 - 09:49 WIB

Pameran Karya Jurnalistik Lintas Generasi, Tampilkan Don Hasman

1 Juli 2022 - 07:35 WIB

Trending di kempalanews