Menu

Mode Gelap

kempalansport · 10 Mei 2022 08:39 WIB ·

Jangan Lengah dan Tampil Habis-habisan Lawan Jerman, Pesan Pelatih kepada Regu Uber Indonesia


					Penampilan Komang Ayu Cahya Dewi saat melawan Prancis di pertandingan pertama Piala Uber 2022.  (BWF) Perbesar

Penampilan Komang Ayu Cahya Dewi saat melawan Prancis di pertandingan pertama Piala Uber 2022. (BWF)

BANGKOK-KEMPALAN: Regu Piala Uber Indonesia kembali akan bertanding hari ini, Selasa (10/5), di Impact Arena, Bangkok. Kemenangan 5-0 atas Prancis di laga pembuka Piala Uber 2022, diharapkan dijadikan pelecut semangat bagi Nita Violina Marwah dkk saat bersua regu Uber Jerman di pertandingan kedua.

Laga kedua babak penyisihan Grup A Piala Uber lawan Jerman akan berlangsung Selasa (10/5) pagi, mulai pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini sangat penting bagi tim Uber Indonesia untuk maju ke babak berikutnya.

Dilansir dari media resmi PBSI, manajer tim Hendro Santoso terus mewanti-wanti para pemainnya untuk selalu waspada dan tidak boleh lengah. Maklum, meski di laga pertama kalah 0-5 lawan Jepang, kekuatan Jerman di atas kertas lebih baik dibanding Prancis yang dikalahkan Indonesia di partai pembuka, Minggu (8/5) lalu.

“Kemenangan atas Prancis pantas disyukuri. Tetapi jangan sampai membuat pemain jadi lengah. Sebaliknya harus lebih waspada dan siap bekerja keras lagi saat lawan Jerman yang kekuatannya di atas kertas saya kira lebih baik dibanding Prancis,” kata Hendro di Hotel Ibis Impact Bangkok, tempat tim Indonesia menginap.

BACA JUGA: Bungkam Thailand 4-1, Regu Piala Thomas Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar

“Karena itu saya meminta kepada para pemain untuk lebih siap dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Lawan Jerman itu bisa dibilang partai penentuan bagi tim Uber Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya. Maka, saya meminta pemain tampil habis-habisan,” tambah Hendro.

Sementara itu, menurut pelatih tunggal putri, Morico Harda, ketiga pemainnya tampil bagus saat menghadapi Prancis. Komang Ayu Cahya Dewi, Aisyah Sativa Fatetani, dan Bilqis Prasista, meski sempat dicekam ketegangan dan nervous, akhirnya bisa keluar sebagai pemenang.

“Secara umum ketiga pemain ini bermain baik saat lawan Prancis. Saya berharap mereka bisa mempertahankan performanya di laga-laga selanjutnya, termasuk saat lawan Jerman,” tutur Morico.

“Kalau saya diturunkan lagi melawan Jerman, saya siap menyumbangkan angka lagi,” ucap Aisyah Sativa Fatetani, pemain tunggal putri.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih ganda Prasetyo Restu Basuki, kondisi anak buahnya juga baik. Tidak ada yang sakit atau cedera.

“Anak-anak kondisinya oke. Siap tempur lawan Jerman. Kemarin waktu melawan Prancis mereka juga bisa bermain lepas. Untuk menghadapi Jerman, harus lebih yakin saja,” kata Prasetyo.

Tim Indonesia memang memanfaatkan waktu rehat tidak bertanding hari Senin (9/5) dengan fokus mempersiapkan diri.

Pagi hari tim berlatih gym di hotel. Sementara di sore hari berlatih teknik di practice hall di lantai 4 Gedung Serbaguna Kantor Sekretaris Tetap Departemen Pertahanan Sri Saman, Bangkok. (Muhammad Tanreha)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akhiri Karir Bersama Real Madrid, Ini Hadiah dari Ancelotti untuk Marcelo

21 Mei 2022 - 11:24 WIB

Emas SEA Games jadi Modal Dila Menuju Roland Garros

21 Mei 2022 - 07:45 WIB

Keren, Arek Krembung Ini Raih Medali Emas SEA Games 2021

20 Mei 2022 - 23:13 WIB

Raih Emas, Eko Yuli Meneruskan Tradisi Medali

20 Mei 2022 - 22:47 WIB

Terancam Finis di Belakang Lazio, Jose Mourinho Tak Peduli

20 Mei 2022 - 21:45 WIB

Selamatkan Everton dari Degradasi, Begini Kata Frank Lampard

20 Mei 2022 - 16:59 WIB

Trending di kempalansport