Kamis, 25 Juni 2026, pukul : 08:55 WIB
Surabaya
--°C

Terkait Ambrolnya Seluncuran Kenpark, Gubernur Khofifah: Tunggu Hasil Konfirmasi dari White Water Canada

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung seluncuran Waterpark di Kenjeran Park (Kenpark) yang ambrol dan mengakibatkan 16 orang korban, Minggu (8/5) pagi. Dalam kunjungannya ini Gubernur Khofifah didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino, dan Dirut RSUD Dr Soetomo dokter Joni Wahyuhadi.

Menurut Khofifah, seperti yang sudah terkonfirmasi, ambrolnya seluncuran tersebut karena adanya bagian dari cycle waterpark yang patah. Dia mengatakan sudah bertanya kepada Paul, Manajer Kenpark dan Waterpark, terkait proses kalibrasinya.

“Pak Paul mengatakan bahwa dua tahun lalu sudah dilakukan kalibrasi. Bahkan, tahun kemarin juga telah dilakukan kalibrasi,” kata Khofifah kepada wartawan usai meninjau perosotan Waterpark yang ambrol.

Untuk itu, lanjut Khofifah, pihaknya kemudian meminta konfirmasi kepada tim yang membuat konstruksi Waterpark di Kenpark, yakni White Water Canada.

BACA JUGA  Tren Novel Online: Menantu versus Mertua

BACA JUGA: Jenguk Korban Ambrolnya Seluncuran Kenpark, Eri Cahyadi: Manajemen Harus Bertanggung Jawab

“Sambil menunggu konfirmasi dari White Water Canada, kita juga menunggu hasil assessment yang dilakukan Kapolres Tanjung Perak bersama tim,” terang gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Atas terjadinya ini, secara pribadi Khofifah bersama Pemprov Jatim mengaku ikut merasakan kesedihan yang dialami keluarga 16 korban yang ditimpa musibah. Demikian pula Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran Pemkot Surabaya.

Bahkan, saat mengetahui adanya kejadian tersebut Khofifah langsung koordinasi dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Dirut RSUD Dr Soetomo dokter Joni Wahyuhadi, dan Kadinkes Jatim dokter Erwin Ashta Triyono.

Dari koordinasi tersebut diketahui bahwa dari 16 korban, sebagian dirawat di RSUD Dr Soetomo dan sebagian lagi di RSUD Soewandi, Surabaya.

BACA JUGA  Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, Machmud: Pemkot Harus Segera Menertibkan

“Yang di Soetomo sudah mendapatkan pelayanan medis dan yang di Soewandi juga demikian. Ada beberapa yang masih harus mendapatkan pelayanan khusus, namun sebagian sudah boleh pulang ke rumah,” jelas mantan Menteri Sosial (Mensos) RI ini.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan, bagi korban sudah diperbolehkan pulang nantinya akan dikirim tim trauma healing untuk terapi psikologi. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban psikis korban yang dikhawatirkan masih mengalami trauma.

“Tentu kita berharap hasil assessment Kapolres Tanjung Perak bersama tim segera bisa kita ketahui hasilnya. Demikian pula hasil konfirmasi dari White Water Canada, bisa segera memberikan penjelasan, supaya apa yang menjadi penyebab ambrolnya seluncuran Waterpark di Kenpark bisa terang benderang,” pungkas Khofifah. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.