Menu

Mode Gelap

Kempalanda · 12 Apr 2022 07:08 WIB ·

Ramadhan Syahrut Tarbiyah


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Renungan Ramadhan 11

Oleh Ferry Is Mirza

Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bulan Ramadhan yang kini kita berada di dalamnya juga dikenal sebagai Syahrut Tarbiyah; Bulan Pendidikan. Mengapa? Karena pada bulan Ramadhan Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendidik umat Islam secara langsung dengan puasa.

Pada bulan Ramadhan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melakukan tadarrus Al-Qur’an bersama Malaikat Jibril. Aktifitas para shahabat dalam menuntut ilmu juga mengalami peningkatan.

Ramadhan memang bulan yang sangat kondusif dan mendukung aktifitas umat Islam untuk mengkaji ilmu agama, sebab pada bulan ini syetan yang biasa menggoda manusia serta menghembuskan kemalasan kita dalam menuntut ilmu tengah dibelenggu oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

BACA JUGA: Istiqamah dalam Kebaikan

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, syetan-syetan dibelenggu, dan di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari kebaikan).”
(HR. An Nasa’i, Ahmad, Baihaqi)

Ada banyak keutamaan thalabul ilmi (menuntut ilmu) khususnya ilmu-ilmu agama, terlebih di bulan Ramadhan yang merupakan syahrut tarbiyah ini. Di antaranya adalah:

Allah meninggikan derajat orang yang berilmu

Siapakah di antara kita yang tidak ingin memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah? Semua orang yang beriman tentu menginginkannya. Dan derajat yang tinggi itu bisa teraih dengan dua syarat; iman dan ilmu.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (QS. Al Mujadilah: 11)

Ibnu Hajar Al-Asqalani ketika menjelaskan ayat ini dalam Fathul Bari mengatakan: “Derajat yang tinggi memiliki dua konotasi, yaitu maknawiyah di dunia dengan memperoleh kedudukan yang tinggi dan reputasi yang bagus serta hissiyah di akhirat dengan kedudukan yang tinggi di surga.”

Ketinggian derajat orang yang berilmu digambarkan dalam sebuah hadits seperti keutamaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dibandingkan sahabat beliau yang paling rendah.
“Keutamaan seorang yang berilmu dibandingkan ahli ibadah adalah bagaikan keutamaanku dibandingkan orang yang paling rendah diantara kalian.”
(HR. Tirmidzi; hasan)

Manfaatkan Ramadhan syahrut tarbiyah dengan banyak menuntut ilmu, niscaya Allah akan meninggikan derajat kita.

Semoga Ramadhan Syahrut Tarbiyah ini kita optimalkan sehingga bertambahlah ilmu kita, kian dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menganugerahkan keutamaan-keutamaan tersebut kepada kita. Aamiin yaa rabb..

fimdalimunthe55@gmail.com

Artikel ini telah dibaca 315 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Oligarki Digital dan Zombie Metaverse

18 Mei 2022 - 06:44 WIB

Untung Ada Vina Panduwinata & Reza Artamevia Menemani Keliling Melbourne

17 Mei 2022 - 20:06 WIB

Kunci Ketenangan

17 Mei 2022 - 07:50 WIB

Demo Mahasiswa dan Reproklamasi Republik

15 Mei 2022 - 07:43 WIB

Oligarki Merampas Masa Depan Mahasiswa

14 Mei 2022 - 09:38 WIB

Melbourne Kota Ternyaman Dunia namun Kejam bagi Perokok

12 Mei 2022 - 10:46 WIB

Trending di kempalanalisis