MANCHESTER-KEMPALAN: Ambisi Manchester City meninggalkan Livepool FC pada peta persaingan papan atas Liga Inggris gagal terwujud. Alih-alih menumbangkan LFC di depan fans mereka sendiri di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (10/4), Kevin De Bruyne dkk tertahan 2-2.
Padahal saat babak pertama City sudah unggul 2-1 melalui gol De Bruyne pada menit kelima dan diakumulasikan Gabriel Jesus 31 menit kemudian. Sedangkan LFC hanya bisa mencetak gol dari Diogo Jota menit ke-13.
BACA JUGA:Liga Inggris: Manchester City vs Liverpool FC
Gol cepat Sadio Mane pada menit pertama babak kedua yang membuyarkan ambisi itu. Meski di menit ke-63 sempat membalikkan posisi jadi 3-2, tetapi gol Raheem Sterling itu dianulir setelah terlebih dahulu dinyatakan offside.
Makanya, tactician City Pep Guardiola pun kecewa karena hasil imbang tersebut. ’’Aku rasa hari ini kami telah melewatkan kesempatan itu, kami sudah membiarkan peluang mereka (LFC) tetap hidup,’’ sesal Pep.
Sebab, andaikan mengalahkan The Reds (julukan LFC), maka City bisa tetap mengamankan gap poinnya di angka empat poin. Bukannya tetap terancam dengan selisih satu angka seperti saat ini. ’’Tetapi aku katakan kepada mereka (pemain City) setelahnya, angkat kepala kalian, aku tak mau ada kesedihan untuk yang kedua kalinya,’’ lanjut pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut.
Menurunnya tempo serangan The Cityzens (julukan City) jadi perhatian Pep. ’’Normalnya, pada saat Anda sudah melakukan segalanya tapi tetap gagal menang, tentu Anda akan sedih. Tindakan terakhir mungkin tidak kami lakukan. Tetapi, aku tetap senang dan bangga kepada timku,’’ kata Pep.
Dia pun memberikan warning kepada anak asuhnya setelah kegagalan menumbangkan LFC kali ini. ’’Satu laga saja melayang kami takkan bisa jadi juara (Liga Inggris), bahkan seri sekalipun,’’ ancam Pep.
Yang berbunga-bunga tentu saja der trainer LFC, Juergen Klopp. Dia pun sampai menyamakan laga ini dengan pertandingan tinju. ’’Kedua lengan Anda turun selama sedetik dan Anda pun bisa mendapatkan pukulan,’’ terang pelatih yang kerap disapa Kloppo itu.
Dia pun memuji permainan Jordan Henderson dkk malam itu. ’’Dalam semua momen, kami bisa memainkan sepak bola kami dan mengendalikan permainan. Kami memainkan operan sederhana dan membiarkan mereka berlari. Kemudian, kami benar-benar berbahaya bagi mereka,’’ ungkap Klopp. (Daily Mail, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi