Menu

Mode Gelap

kempalanews · 11 Apr 2022 16:27 WIB ·

Ceramah di Masjid UGM, Viewer Anies Makin Jauh Ungguli Ganjar


					Pengamat komunikasi dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Dr. Siti Raudhatul Jannah, menilai perbedaan tingkat viewer Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil dalam tayangan channel YouTube @Masjid Kampus UGM Yogyakarta saat ceramah tarawih, sangat masuk akal. Perbesar

Pengamat komunikasi dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Dr. Siti Raudhatul Jannah, menilai perbedaan tingkat viewer Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil dalam tayangan channel YouTube @Masjid Kampus UGM Yogyakarta saat ceramah tarawih, sangat masuk akal.

JAKARTA-KEMPALAN: Pengamat komunikasi dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Dr. Siti Raudhatul Jannah, menilai perbedaan tingkat viewer Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil dalam tayangan channel YouTube @Masjid Kampus UGM Yogyakarta saat ceramah tarawih, sangat masuk akal.

“Ketiganya memiliki gaya retorika yang unik sehingga menarik, namun khitobah atau ceramah yang dilakukan Anies dapat dianggap netizen memiliki kedalaman isi ajaran agama yang lebih mendalam,” kata Raudhatul Jannah kepada KBA News, Senin, 11 April 2022.
Dikatakan Raudhatul Jannah, dalam ilmu khitobah disebutkan gaya retorika penting untuk menarik minat audience atau jamaah.

“Namun kapasitas keilmuan atau pengalaman seseorang dalam bidang yang diceramahkan, yakni agama-dalam konteks tarawih, jelas menempatkan Anies sebagai seorang yang lebih ahli dalam bidang tersebut,” imbuhnya.

Karenanya, tingkat kepercayaan publik terhadap kapasitas Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil ketika berbicara dalam ruang ‘agama’ jelaslah siapa yang tertinggi.

Menurut Raudhatul Jannah, hal ini tentu berbeda manakala tempatnya tidak di masjid, bukan dalam rangka Ramadhan, dan tidak identik dengan materi keagamaan.

Di sisi lain, persinggungan antara ilmu agama yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist, dalam melihat fenomena kehidupan, ketika disajikan dalam ruang ceramah Ramadhan, akan lebih maksimal manakala disampaikan ‘seakan’ impromptu (spontan) sehingga memberi nilai lebih dengan imej natural, di mana antara perkataan dan perbuatan dianggap sejalan dan menjadi rutinitas kegiatan sehari-hari.

Raudhatul Jannah mengatakan, berdakwah dengan cara berceramah di masjid bahkan dalam rangka Ramadhan mensyaratkan sang dai memiliki ilmu tentang syariat, hal ini sepertinya dipahami oleh Anies sehingga mad’u atau khalayaknya merasa klop atau sepaham dengan mereka.

Meskipun syarat dari dai yang baik juga dipenuhi oleh ketiganya (Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil, -Red.), misalnya mempunyai integrasi keilmuan dan akhlak yang mumpuni di bidang pemerintahan, berpenampilan yang baik sebagai dai, dan dianggap sebagai tokoh.

Bila dilihat dari kacamata Ilmu Komunikasi, misalnya menyitir Harold D Lasswell, secara tidak langsung ketiganya kata Raudhatul Jannah telah berperan memfungsikan tujuan dari komunikasi melalui ceramah bulan Ramadhan di Masjid UGM, di antaranya mengontrol lingkungan-dalam hal ini pendengar langsung dan netizen yang menonton dan berpartisipasi memberikan penilaian.
Mereka, sebagaimana ditegaskan Lasswell, juga telah mentransformasikan warisan sosial kepada para khalayak, sama baiknya.

Sementara itu, dari pantauan KBA News terbaru dari tayangan di channel YouTube @Masjid Kampus UGM, ceramah tarawih Anies telah ditonton oleh sekira 148 ribu viewer dan terus bergerak angkanya dalam hitungan menit dan jam, sementara Ganjar berada di angka sekira 21 ribu viewer, demikian juga Ridwan Kamil di angka sekira 21 ribu viewer.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampil mengisi ceramah tarawih di Masjid Kampus UGM pada Kamis malam, 7 April 2022 dengan tema ‘Pengelolaan Kota Berbasis Environmental Sustainability dalam Perspektif Islam’.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengisi ceramah tarawih Ramadhan di Masjid Kampus UGM pada Rabu, 6 April 2022 mengangkat tema ‘Menuju Efektivitas dan Efisiensi Birokrasi di Indonesia’.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau karib disapa Kang Emil, tampil pada Selasa, 5 April 2022 dengan tema ‘ Perencanaan Pembangunan Nasional untuk Indonesia Berkemajuan’. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri

18 Mei 2022 - 22:40 WIB

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis