Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 18:05 WIB
Surabaya
--°C

Jokowi dan Alim Markus

KEMPALAN: Soal kecintaan terhadap produk-produk dalam negeri Alim Markus jagonya. Pengusaha senior asal Surabaya itu menjadi produsen alat-alat rumah tangga paling terkemuka di Jawa Timur, dan menghabiskan hidupnya untuk kampanye mencintai produk dalam negeri.

Alim membuat banyak serial kampanye cinta produk dalam negeri yang disiarkan di sejumlah televisi nasional. Ia tampil bersama mantan ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Jimly Asshiddiqie dan penyanyi senior Titik Puspa mengenakan pakaian tradisional. Dan di setiap akhir iklan Alim mengucapkan tagline yang menjadi kekhasaannya: “Cintailah Ploduk-Ploduk Indonesia”.

Aksennya yang terbata-bata dan lidahnya yang cadel membuat Alim tidak bisa mengucap “produk” dengan fasih, dan yang terdengar adalah “ploduk”. Tapi ternyata kecadelan itu justru membuat iklan-iklannya viral. Ungkapan “ploduk-ploduk” menjadi ciri khas Alim Markus yang sering dikutip banyak orang sebagai candaan maupun sebagai ungkapan serius.

BACA JUGA: Juragan99

Alim  Markus berusia lebih dari 70 tahun, masih sehat, lincah, dan ramping karena rutin bermain tenis meja di “Dengkul Klub” bersama sesama pengusaha China. Markus mendirikan grup Maspion yang menjadi produsen terkemuka alat-alat rumah tangga, elektronika, dan pipa PVC yang mempekerjakan 30 ribu orang. Setiap pagi dan sore jalanan di bundaran Waru yang menghubungkan Bandara Juanda dengan pusat kota Surabaya penuh sesak oleh karyawan Maspion yang berangkat dan pulang kerja.

Dalam salah satu iklan Alim mengatakan bahwa dia orang Indonesia yang kebetulan punya darah China, seperti Gus Dur. Alim menyebut almarhum Presiden Gus Dur karena dia memang dekat dengan Gus Dur dan menjadi anggota Dewan Pemulihan Ekonomi Nasional. Ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maju menjadi capres pada 2004 Alim juga direkurt menjadi tim pemenangan.

Alim dihormati sebagai sesepuh di lingkungan pengusaha China dan disegani oleh para gubernur Jawa Timur. Ia diangkat sebagai konsul kehormatan oleh pemerintah Kanada.
Para pengamat politik di Jatim mengatakan bahwa para gubernur Jatim takut pada dua orang alim, pertama Alim Ulama dan kedua Alim Markus.

BACA JUGA: Persiapan Puasa dan Keutamaan Bulan Ramadhan

Sebagai kandang NU (Nahdhatul Ulama) Jatim gudangnya alim ulama yang sangat menentukan dalam perpolitikan regional. Selain itu Jatim juga punya pengusaha-pengusaha China yang “alim” juga seperti Alim Markus dan Alim Satria, dua pengusaha China yang masih sekerabat.

Soal persaingan dagang melawan produk luar negeri Alim Markus sudah sangat kenyang makan asam garamnya. Dalam sepuluh tahun terakhir produk-produk Maspion menghadapi serbuan hebat dari produk-produk China yang membanjir dengan harga murah dan kualitas yang bersaing.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.