PKB Jatim Optimistis Muhaimin Iskandar Menang di Pilpres 2024

waktu baca 2 menit
Anik Maslachah, Sekretaris DPW PKB Jatim. (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur optimistis Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin akan meraih kemenangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pasalnya, banyak deklarasi yang mendukung Gus Muhaimin untuk menjadi Calon Presiden (Capres) mewakili kalangan nahdliyin.

“Hampir setiap hari ada deklarasi dukungan dari berbagai komunitas. Tidak hanya PKB dan nahdliyin. Tapi mulai UMKM, pecinta vespa dan sepeda ontel, banyak sekali,” terang Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah di Gedung DPRD Jatim, Senin (14/3).

Wanita yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jatim itu membeberkan, warga nahdliyin ingin Cak Imin maju di Pilpres karena merupakan warga nahdliyin tulen. Ia berproses sejak awal lewat organisasi NU, hingga memimpin PKB yang didirikan oleh para kiai NU.

“Itu menunjukkan Jatim mengharapkan kader asli NU bukan naturalisi. Buktinya itu tadi, hampir setiap hari ada deklarasi mendukung Gus Muhaimin,” katanya.

Selain itu, Anik optimistis PKB Jawa Timur tetap unggul dalam perolehan suara jika Pemilihan Legislatif (Pileg) digelar tahun 2024. Pasalnya, partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu mempunyai basis massa yang kuat dengan kader nahdliyin.

“Kami tetap optimistis terutama Jawa Timur. Karena di beberapa survey yang lain, PKB unggul di atas semua partai. Fakta riil di lapangan. PKB sangat kuat dan hubungannya dengan NU makin kental,” tuturnya.

Kader perempuan NU pertama yang menjadi pimpinan DPRD Jatim ini menganggap hasil survey yang beredar tidak bisa dijadikan acuan. Apalagi survey se-Jawa, bukan tingkatan Jawa Timur. Sebab, fakta menyebutkan, di lapangan suara PKB di Jatim unggul dari parpol lain.

“Sehingga kami tak hiraukan dengan hasil survey itu, karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Kita lihat survei tersebut by order apa enggak dan berapa margin erornya. Kalau di atas 2,5 tidak bisa ternilai atau tidak bisa dijadikan kesimpulan,” tandas Anik Maslachah. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *